Natal dan Tahun Baru
Natal dan Tahun Baru, Pater Valens Sebut Natal Harus Sampai Level Perdamaian Songsong Pemilu 2024
sebelumnya karena orang jaga jarak, enggan, dan orang tidka bebas, tidak menikmati ,tetapi tahun ini orang menikmati
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANH.COM, KUPANG - Natal tahun ini merenungkan tentang tema umum Natal PGI dan KWI 2023 tentang Kemuliaan Allah di Surga dan di Bumi.
Pater Valens Laga Ola, CMF mengatakan, "merenungkan lebih lanjut tema ini membuat saya menyadari bahwa Allah rela turun ke bumi menjadi manusia tapi Dia tidak pernah meninggalkan manusia, justru dengan Dia merendahkan dirinya, dia semakin memancarkan kemuliaan-Nya kepada dunia dan menghadirkan damai,"ungkapnya usai memimpin misa ketiga di Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui Kupang pada Senin, 25 Desember 2023.
Tema Natal kali ini tentang Damai. Bukan damai yang kaitannya perang yang terjadi saat ini, perang ini juga selalu didoakan untuk segera berakhir tetapi damai dalam konteks yang konkrit saat ini adalah situasi akan menghadapi Pemilu.
Di tengah situasi menyongsong Pemilu, akan ada perbedaan pendapat, perbedaan pilihan, namun Natal harus sampai pada level perdamaian meskipun berbeda pilihan.
Baca juga: GP Ansor NTT Kerahkan 1.200 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru
Maka perayaan Natal kali ini semestinya membuat hati kita damai mana kala kita merasakan Tuhan sungguh-sungguh lahir dalam hidup kita maka natal mesti ada daya transformasi, daya ubah untuk menciptakan damai.
"Kalau tidak ada daya ubah, natal tidak berarti," lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan, ada perbedaan perayaan Natal tahun ini pascapandemi dengan Natal sebelumnya. Pada saat pandemi Covid-19 hingga masa transisi ke New normal, orang merayakan Natal online dengan tidak bersalaman, seperti ada sesuatu yang kurang.
"Sentuhan itu memang kalau kita lihat justru dayanya lebih memberi energi yang positif daripada perayaan Natal sebelumnya karena orang jaga jarak, enggan, dan orang tidka bebas, tidak menikmati ,tetapi tahun ini orang menikmati,"ujarnya .
Ia menekankan, menikmati di sini tidak hanya menikmati karena sudah bebas Covid-19 tetapi lebih menghadirkan damai, daya transformasi dalam hidup kita.
Perayaan misa pertama Natal ini dimulai pukul 10.00 WITA dihadiri ribuan umat paroki St Yoseph Pekerja Penfui Kupang. Misa selesai sekitar pukul 11.41 WITA.
Seusai misa, umat mengambil posisi masing-masing, mencari spot foto menarik di dalam dan di luar gereja untuk mengabadikan momen Natal yang dirayakan sekali setahun untuk mengenang kelahiran Yesus Kristus bagi umat Kristen di seluruh dunia. (dhe)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.