Natal dan Tahun Baru
Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan NTT Bagi Kasih Jelang Natal
Adapun pembagian bingkisan natal berlangsung, Jumat (22/12/2023) kemarin. Pembagian itu ditujukan bagi seluruh anggota PIPAS
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Untuk itu, PIPAS mengajak para ibu-ibu di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM untuk belajar mengenai hukum, dan dampak sosial hingga psikis dan pola asuh yang tepat, mengikuti perkembangan zaman.
Narasumber Lesry Mindrom menyampaikan, seluruh kajian Hukum yang bisa menjerat pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada perempuan dan anak.
Selanjutnya, dr. Fika Silvia yang juga merupakan tenaga medis di Lapas Kelas 2A Kupang memberi pandangan mengenai dampak sosial, kesehatan dan psikologis yang bisa dialami oleh korban kekerasan seksual.
Sementara itu, narasumber lainnya, Ummi Khaltsum turut menggugah semangat ibu-ibu untuk mulai merubah pola pengasuhan kepada anak agar tidak sungkan menjelaskan tentang pendidikan seksual kepada anak sesuai dengan usia anak.
Baca juga: Pesan Natal 2023 Magabudhi NTT: Jadikan Natal untuk Membangun Perdamaian
Talk show itu dibuka, Kepala Kanwil Kemenkumham NTT Marciana Jone. Ia mengapresiasi ide dan semangat PIPAS yang menggandeng Ibu-ibu Pengayoman untuk melaksanakan talk show ini.
"Ini merupakan gebrakan baik dari Ibu-ibu. Saya mengucapkan terimakasih atas atensi dan perhatian PIPAS yang berkolaborasi dengan Ibu-ibu Pengayoman. Saya sangat mendukung dan berharap langkah ini tidak hanya memanfaatkan momentum Hari Ibu saja," ujarnya.
Dalam rangkaian peringatan hari ibu ke 95 tahun, PIPAS NTT dan Pengayom menggelar menggelar lomba-lomba yang diikuti oleh pasangan suami istri perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Kanwil Kemenkumham NTT.
Adapun lomba itu berkaitan dengan merias. Para suami diberi kesempatan untuk merias istrinya masing-masing. Selanjutnya digelar acara fashion show oleh pasangan itu.
Penilaian lomba ini antara lain adalah kekompakan, keserasian warna, keserasian busana, ketepatan waktu dan keharmonisan pasangan.
Selain lomba merias wajah dan fashion show ada juga lomba joget balon berpasangan yang sangat meriah.
"Kami ingin melibatkan para suami untuk ikut dalam lomba-lomba kali ini, untuk menunjukkan bahwa pasangan suami istri memang seharusnya saling mendukung dan melengkapi," ujar Dessyana Ketua PIPAS NTT.
Pada kesempatan ini, Lapas Pembinaan Khusus Anak Kupang mampu meraih Juara Umum karena berhasil meraih Juara 1 dalam semua kategori lomba.
Lomba-lomba ini selain untuk mengakrabkan para anggota PIPAS dan Pengayoman juga sebagai ajang silaturahmi untuk para anggota. Selain diadakan di Kantor Wilayah, lomba-lomba ini juga dilaksanakan pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan NTT. Antara lain Lapas Waikabubak, Rutan Larantuka, Rutan Soe, Rutan Bajawa dan lain-lain.
"Atensi dari PIPAS UPT sangat luar biasa. Semoga kami mampu memberikan warna baru untuk seluruh anggota PIPAS Unit," pungkas Dessyana. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.