Natal di Kota Kupang
Misa Natal di Gereja St. Fransiskus Asisi Kolhua, Umat Kaget Lihat Sinterklas: Aduh Senangnya
Misa malam Natal, Minggu 24 Desember 2023 di Gereja Paroki St. Fransiskus Asisi Kolhua, Kota Kupang dimeriahkan dengan hadirnya sinterklas.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Misa malam Natal, Minggu 24 Desember 2023 di Gereja Paroki St. Fransiskus Asisi Kolhua, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dimeriahkan dengan hadirnya Sinterklas di tengah umat.
Momen itu terjadi setelah umat di gereja tersebut, menunaikan Misa Malam Natal, misa menyambut Kelahiran Yesus Kristus pada Minggu 24 Desember 2023 malam.
Misa yang dipimpin Rm. Dus Bone Pr itu berlangsung demikian khusuk. Semua umat larut dalam perayaan liturgi di gereja yang terletak di Kompleks Perumahan BTN Kolhua tersebut.
Lantaran umat demikian banyak, sehingga ada yang tak bisa mendapatkan tempat duduk di dalam gereja. Meski demikian, Panitia Natal senantiasa siaga, sehingga hampir semua umat mendapatkan kursi meski berada di luar gedung gereja
Dalam kothbanya, Rm. Dus Bone Pr sekilas bercerita tentang pengalaman hidupnya, termasuk ketika memberikan rekoleksi di beberoleh apa kantor pemerintah.
Ketika tiba di kantor tempat acara rekoleksi dilaksanakan, ia senantiasa disambut oleh gadis-gadis cantik dengan senyum yang manis yang selalu tersungging di bibir.
Namun ia tidak tahu, apakah itu senyuman yang lahir dari hati yang tulus, ataukah sekadar sebagai standar penyambutan tamu di kantor atau juga mungkin senyum karena sebuah keterpaksaan.
Namun, kata Romo Dus Bone, adalah baik kalau sebuah senyuman lahir dari hati yang bening, hati yang tulus. Bukan senyum karena faktor tertentu.

Ia juga sekilas menyentil tentang kebiasaan aparatur pemerintah ketika memberikan pelayanan kepada setiap orang yang datang dan berurusan di suatu kantor.
“Setiap kali kita tiba di kantor, pasti ada pegawai yang selalu siap melayani dengan mengatakan apa yang bisa saya bantu. Bagi saya, ini merupakan sebuah hal yang baik,” ujarnya.
Akan tetapi, katanya, apakah hal semacam itu terjadi juga di rumah? Apakah ketika suami pulang, misalnya, sang istri menyambut dengan hangat dan dengan mengatakan apa yang bisa saya bantu?
Pertanyaan yang disampaikan Romo Dus tersebut, langsung disambut tawa oleh umat yang hadir. Bahkan ketika dicontohkan dengan kalimat yang lain, umat pun masih terbawa perasaan lucu sehingga tetap tertawa.
Suasana itu menambah situasi di gereja serasa makin hangat, sehingga meski misa berlangsung cukup lama, tapi umat senantiasa khusuk hingga misa berakhir.
Aparat kepolisian pun senantiasa berjaga-jaga, sehingga sampai misa selesai, situasi di gereja St. Fransiskus Asisi senantiasa aman dan damai.
Ketika umat bergegas keluar dari gereja, mereka dikejutkan oleh hadirnya dua sinterklass persis di depan gereja. Umat pun kegirangan sehingga momen berikutnya adalah pose bersama.
Pasca Ojol Tewas Dilindas Brimob, Nicholas Saputra Desak Kapolri Listyo Sigit Mundur : Mundur Pak! |
![]() |
---|
Simak 60 Soal Ujian Sekolah dan Kunci jawaban PTS Matematika Kelas 1 Semester 1 Kurikulum Merdeka |
![]() |
---|
Cek Jadwal Kapal Ferry ASDP Kupang , hari ini Minggu 31 Agustus 2025, KMP Cakalang II Kupang-Rote PP |
![]() |
---|
Rp50 Juta KUR BRI 2025 Bisa Langsung Cair, Ini Syarat, Cara Daftar dan Tabel Angsurannya |
![]() |
---|
Akhmad Munir Terpilih Sebagai Ketua Umum PWI Pusat Periode 2025-2030 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.