Jumat, 10 April 2026

Berita Belu

Cegah Longsor, Umat Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus Gencar Tanam Bambu

Satgas memiliki program penghijauan dan menanam 1000 pohon. Ini adalah salah satu wujud nyata dari program kami

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Bakti SOSIAL - Umat Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus bersama dengan pemerintah setempat dan TNI-Polri menggelar bakti sosial dalam bentuk penanaman bambu di wilayah rawan longsor, khususnya di Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu. Sabtu, 16 Desember 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Umat Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus bersama dengan pemerintah setempat dan TNI-Polri menggelar bakti sosial dalam bentuk penanaman bambu di wilayah rawan longsor, khususnya di Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu. 

Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu, 16 Desember 2023, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Pastor Paroki Laktutus, Pater Kristoforus Tara, OFM, Wadan Satgas 742/SWY, Mayor Inf Ahmad Fazri, Plt Camat Nanaet Duabesi, kepala desa, dan masyarakat setempat.

Pater Kristoforus Tara menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan perayaan Natal dalam masa adven. 

Menurut Pater Kristo, sesuai tema adven terpujilah engkau karena ciptaan, umat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan merawat lingkungan sekitar. 

Baca juga: Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemkab Belu dan Bulog Bantu Masyarakat Lewat Pasar Murah

"Kita berharap supaya wilayah-wilayah yang rentan terhadap longsor menjadi perhatian umat dalam masa adven ini, yang tentunya bekerja sama dengan pemerintah setempat, TNI AD Satgas Pamtas Yonif 742/SWY RI-RDTL Sektor Timur dan Polri (Bhabinkamtibmas)," ujarnya.

Dalam konteks ini, kata Pater Kristo, Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus memulai gerakan "bambunisasi" dengan menanam bambu

"Populasi bambu sangat terbatas di Kabupaten Belu. Oleh karena itu, keuskupan Atambua berinisiatif untuk melakukan reboisasi dengan bambu, terutama di area yang sering mengalami longsor," ungkapnya. 

Pater Kristo berharap agar masyarakat ataupun umat kedepannya dapat menanam berbagai macam tanaman baik di pekarangan rumah maupun di belakang rumah. 

"Karena dengan cara ini kita dapat melestarikan alam sekaligus juga mengurangi resiko longsor," tambahnya. 

Wadan Satgas 742/SWY, Mayor Inf Ahmad Fazri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam upaya penghijauan perbatasan. 

Baca juga: BREAKING NEWS: WNA Asal Cina Ditemukan Tewas di Desa Silawan Kabupaten Belu

"Kita bersama-sama membangun perbatasan, menghijaukan perbatasan. Satgas memiliki program penghijauan dan menanam 1000 pohon. Ini adalah salah satu wujud nyata dari program kami," katanya.

Dia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi satu-satunya, melainkan bisa menjadi awal dari serangkaian kegiatan berkelanjutan. Sehingga kolaborasi antara Satgas, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan. 

"Kerja sama yang terjalin harmonis antara TNI, Polri, dan masyarakat di daerah perbatasan membuktikan bahwa hubungan ini sangat positif. Kami berharap dapat memperkuat dan mempertahankan hubungan yang baik ini ke depannya," pungkasnya. (cr23) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved