Pilpres 2024

TKN Prabowo-Gibran Apresiasi Hasil Litbang Kompas: Jangan Lengah, Masih 64 Hari Lagi

Nusron Wahid, Sekretaris TKN Prabowo-Gibran memberikan apresiasi terhadap hasil survei terbaru Litbang Kompas terkait elektabilitas capres-cawapres.

|
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
JANGAN LENGAH -  Sekjen TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid meminta para kader maupun simpatisan pasangan Koalisi Indonesia Maju agar tidak lengah dengan hasil survei yang dilakukan survei Litbang Kompas, Senin 11 Desember 2023. 

POS-KUPANG.COM – Nusron Wahid, Sekjend TKN Prabowo-Gibran memberikan apresiasi terhadap hasil survei terbaru Litbang Kompas terkait elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung Koalisi Indonesia Maju.

Dengan gayanya yang dibawa santai, ia menyampaikan rasa syukur atas fakta yang dipaparkan Litbang Kompas melalui hasil survei terkait Pilpres 2024 yang dipaparkan pada Senin 11 Desember 2023.

Dalam survei tersebut, elektoral Prabowo-Gibran mencapai 39,3 persen ungguli pasangan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Bahkan saat ini capres-cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan malah mulai mengungguli Ganjar-Mahfud.

Dalam survei tersebut, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar melompat ke urutan dua dengan elektabilitas 16,7 persen. Sementara Ganjar Pranowo-Mahfud MD semakin melorot dan kini berada di angka 15,3 persen.

"Alhamdulillah. Namanya survey ya kita apresiasi. Ini gambaran dari masyarakat sikap masyarakat pada saat disurvei," kata Nusron saat ketika dimintai komentarnya terkait hasil survei tersebut, Senin 11 Desember 2023.

Meski demikian, kata dia, semua pihak tak boleh larut apalagi bereuforia dengan hasil survei terbaru Litbang Kompas tersebut. Siapa pun tak boleh lengah dengan capaian sebagaimana hasil survei yang dipaparkan.

Yang harus dilakukan saat ini, adalah terus bekerja keras karena waktu menuju Pilpres 2024 semakin pendek. Sisa waktu yang ada sekitar 64 hari lagi, sehingga siapa pun harus terus bergandengan tangan.

Yang ditargetkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk pasangan Prabowo-Gibran, adalah menangkan Pilpres 2024 hanya dengan satu putaran.

"Targetnya menang. Syukur Alhamdulillah kalau bisa satu putatan. Kalau nantinya satu putaran, maka masyarakat tidak akan Lelah, efisiensi terhadap uang negara, investasi pun segera diperoleh kepastian akan keberlanjutannya," ujar Nusron.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil terbaru jajak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas, elektoral pasangan Prabowo-Gibran teratas dari dua pasangan calon lainnya, baik Ganjar-Mahfud maupun Anies-Muhaimin.

Dari jajak pendapat yang dilakukan periode 29 November- 4 Desember 2023 dengan melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak di 38 provinsi se-Indonesia, terungkap fakta bahwa angka 39,7 persen untuk Prabowo-Gibran,  angka 16,7 persen untuk Anies-Muhaimin dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 15,3 persen.

Adapun metode pengumpulan data tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen dengan margin of error penelitian kurang lebih 2,65 persen.

Dari hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres ini masih banyak responden yang belum menentukan pilihan atau swing votters. Adapun jumlah swing votters ini cukup tinggi yakni berada pada angka 28,7 persen.

Sebelumnya diberitakan, Litbang Kompas kembali menggelar survei terbaru yang dilakukan terkait dukungan pemilih terhadap tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang kini sedang berkontestasi menghadapi pilpres pada 14 Februari 2024 mendatang.

Dari jajak pendapat itu terungkap fakta bahwa pemilih PDIP yang memilih Ganjar Pranowo – Mahfud MD mengalami penurunan yang signifikan.

Jika pada Pilpres 2019, dukungan pemilih terhadap figur yang diusung PDIP, mencapai 60,6 persen, saat ini dukungan pemilih ke partai tersebut menurun menjadi 40,7 persen

Sementara, pemilih PDIP yang memilih pasangan Prabowo-Gibran meningkat dari 22,1 persen menjadi 35,1 persen. Menurut survei itu pula, pemilih Jokowi yang memilih Ganjar pada jajak pendapat kali ini, tercatat 22,9 persen menurun, dibandingkan dengan survei periode Agustus 2023 yang mencapai 48,1 persen.

Dalam jajak pendapat Litbang Kompas pada Desember 2023 ini memperlihatkan fakta bahwa elektabilitas capres Prabowo Subianto mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari beberapa bulan sebelumnya.

Saat jajak pendapat yang dilakukan Agustus 2023, elektoral Prabowo berada pada angka 31,3 persen sehingga capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju ini hanya menempati peringkat kedua dari tiga capres yang bakal bertarung.

Akan tetapi dalam survei terbaru kali ini, sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com dari harian Kompas pada Senin 11 Desember 2023, elektabilitas Menteri Pertahanan RI itu sudah berada di peringkat pertama dengan angka 39,7 persen.

Sedangkan elektabilitas Ganjar Pranowo justeru mengalami penurunan yang cukup terasa. Pada Agustus 2023, misalnya, elektoral mantan Gubernur Jawa Tengah itu ada di urutan pertama dengan raihan 34,1 persen.  Pada survei kali ini, elektoralnya  berada di urutan ke-2 dengan angka 18 persen. Hal yang sama dialami Anies Baswedan. Pada Agustus 2023, Anies yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan, memiliki elektabilitas 19,2 persen. Tapi kali ini turun menjadi 17,4 persen.

Peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan, mengatakan, bahwa perubahan elektabilitas tersebut disebabkan oleh bergesernya suara pemilih PDIP dan pemilih Jokowi. 

"Soliditas dukungan dari orang-orang yang pada Pemilu 2019 memilih PDI-P kepada Ganjar yang pada Agustus 2023 mencapai 60,6 persen sekarang tinggal 40,7 persen," tulis Bambang.

Sementara, pemilih PDI-P yang memilih Prabowo meningkat dari 22,1 persen menjadi 35,1 persen. Menurut survei itu pula, pemilih Jokowi yang memilih Ganjar pada jajak pendapat kali ini tercatat 22,9 persen menurun dibanding Agustus 2023 yang mencapai 48,1 persen.

"Sekarang yang terjadi malah sebaliknya, yang memilih Prabowo terdata 39,8 persen sementara yang memilih Ganjar Pranowo 27,4 persen." tulis Bambang.

Dia menyebutkan bahwa Survei Litbang Kompas itu dilaksanakan pada 29 November-4 Desember 2023, secara tatap muka dan dibiayai secara mandiri oleh harian Kompas. Jajak pendapat tersebut melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Baca juga: Pendukung Ganjar Soroti Anies Baswedan Soal IKN Nusantara: Bapak Ini Hanya Mau Aman

Baca juga: Presiden Jokowi Tertawa, Kunjungannya ke Kupang Disebut Mengganggu Kampanye Ganjar Pranowo

Menggunakan metode itu survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Untuk diketahui, Prabowo Subianto yang kini berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka terus menuai dukungan publik. Pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju itu pun kini bertengger pada posisi teratas, disusul Ganjar-Mahfud dan yang berada pada nomor paling buntut adalah pasangan Anies Baswedan -  Muhaimin Iskandar. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved