KKB Papua

Perek Jelas Kogeya Bangga Mampu Habisi 8 Anggota Kopassus di Nduga: Hanya 3 yang Selamat

Kelompok Kriminal Bersenjata yang berkeliaran di hutan Kabupaten Nduga mengungkapkan kehebatannya setelah mampu menghabisi 8 anggota Kopassus di Nduga

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
BANGGA – Perek Jelas Kogeya pimpinan operasi KKB Papua mengungkapkan kebanggaannya menyerang TNI dan menembak mati 8 anggota kopassus di Pos TNI Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga Sabtu dan Minggu 25-26 Oktober 2023. 

POS-KUPANG.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata yang berkeliaran di hutan Kabupaten Nduga mengungkapkan kehebatannya setelah mampu menghabisi 8 anggota Kopassus yang sedang bertugas di daerah itu pada Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 November 2023.

Ungkapan kebanggaan itu disampaikan KKB Papua pimpinan Perek Jelas Kogeya, melalui siaran persnya yang diterima awak media Senin 27 November 2023.

Dalam siaran persnya itu, KKB Papua yang merupakan organisasi sayap TPNPB, mengklaim telah menembak mati

8 prajurit TNI yang sedang bertugas di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua  Pegunungan Sabtu dan Minggu 25-26 November 2023.

Bahkan dalam kasus tersebut. Panglima Kodap III Ndugama, Egianus Kogoya dan pasukannya siap bertanggungjawab atas aksi penembakan tersebut.  

Saat ini, tulisnya, TPNPB sudah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Ndugama, yang menyebutkan bahwa pasukan TPNPB dibawah pimpinan Perek Jelas Kogeya telah berhasil menembak 8 anggota Kopasus di Distrik Paro-Kabupaten Nduga.

Insiden baku tembak itu terjadi di Pos TNI Distrik Paro pada Sabtu 25 November 2023. Sementara serangan lanjutan, dilakukan lagi pada Minggu 26 November 2023.

Bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 11:59 WIT di Pos TNI Paro. Saat itu, KKB Papua yang dipimpin Perek Jelas Kogeya melakukan penyerangan terhadap TNI.

Peristiwa baku tembak itu, katanya, terjadi pukul 11:59 WIT hingga pukul 16:00 WIT. Saat itu prajurit TNI memata-matai Pos penjagaan pasukan TPNPB, sehingga pihaknya pun langsung melakukan penyerangan.

TPNPB menuding bahwa tindakan TNI yang memata-matai pos keamanan TPNPB, merupakan hal yang mengganggu. Makanya TPNPB mengambil tindakan tegas, yakni menyerang prajurit TNI yang bertugas di Pos Paro.

"Dalam kontak senjata itu, kami tembak  8 anggota Kopassus. Tembakan itu jitu, ukurannya pas dan kami yakin hanya tiga orang yang tersisa dan masih hidup,” tutur Perak Jelas Kogeya.

Dalam insiden itu, katanya, tak satu pun anggota KKB Papua terkena tembakan atau menderita luka-luka karena jadi sasaran tembak prajurit TNI. "Kami semua lolos dari serangan tiba-tiba yang dilakukan Kopassus.

Fakta lain yakni setelah insiden baku tembak itu, pada pukul 15:00 WIT, ada tiga helikopter melakukan serangan balik dari atas udara.

"Kami lakukan tembakan ke tiga helikopter tersebut, sehingga bodi 2 helikopter tersebut terkena enam peluru. Kami yakin akan jadi barang rongsokan, sementara satu helikopter peluru mengenai bagian bodi bawah sehingga itu pasti baik-baik saja," beber Perek Jelas Kogoya lagi.

Menurut Perek Jelas Kogeya, baku tembak dengan TNI itu mulai pukul 11:59 WIT hingga 16:15 WIT. Saat itulah ia melihat anggota KKB Papua makin hebat. Keterampilannya menembak makin baik,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved