RUPS Luar Biasa Bank NTT
RUPS Luar Biasa Bank NTT, Pemegang Saham Rekomendasi Audit Menyeluruh
Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS Luar Biasa Bank NTT merekomendasi audit secara menyeluruh terhadap Bank NTT.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS Luar Biasa Bank NTT merekomendasi audit secara menyeluruh terhadap Bank NTT.
RUPS Luar Biasa Bank NTT digelar di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT, Senin 27 November, para pemegang saham sepakat melibatkan lembaga independen untuk melakukan audit.
"Ada satu rekomendasi dan nanti hasil rekomendasi itu baru diputuskan. Dilihat mungkin nanti sampai tahun depan, RUPS berikutnya," kata Bupati Timor Tengah Selatan, Epy Tahun usai mengikuti RUPS Luar Biasa Bank NTT.
Apabila dalam audit ditemukan adanya masalah maka semua informasi audit itu dibawa ke RUPS kali berikut agar diambil keputusan bersama, termasuk dalam penyegaran secara internal.
Menurut Epy Tahun, audit untuk memastikan dan mencocokkan kondisi Bank NTT sehubungan dengan adanya informasi simpang siur.
Baca juga: RUPS Luar Biasa Bank NTT Berlangsung Alot
Epy Tahun menegaskan direksi akan diganti apabila adanya permasalahan merujuk pada pembuktian di audit independen itu.
"Karena dari presentasi tadi (RUPS Luar Biasa) semua baik. Bank kita baik, bank sehat," sebut Epy Tahun.
Namun, kata dia, orang cenderung meragukan kondisi Bank NTT hari ini. Sehingga para pemegang saham ingin adanya audit secara menyeluruh terhadap Bank.
Dia memastikan Bank NTT tidak masalah yang berarti. RUPS digelar untuk melihat kondisi Bank NTT terkini.
Bupati Kupang Korinus Masneno berharap ke depan Bank NTT bisa lebih baik. Korinus Masneno yang juga pemegang saham ini tidak memberikan komentar lebih jauh.
Ia menyebut pernyataan lebih lanjut akan disampaikan Penjabat Gubernur NTT Ayodhia GL Kalake.
"Pernyataan tentang (RUPS lebih lanjut) nanti Pak Gub saja ya. Kita sudah memberi kuasa ke Pak Gub, atas nama kita semua untuk itu, sebagai pemegang saham," kata Korinus Masneno berlalu.
Setelah RUPS Luar Biasa, sejumlah pemegang saham kompak untuk tidak memberi komentar lebih jauh.
Baca juga: Bank NTT Layani Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Para pemegang saham sepakat pernyataan resmi hanya disampaikan oleh Penjabat Gubernur NTT Ayodhia GL Kalake selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.