KKB Papua

KKB Papua Makin Sadis, Habisi 3 Pekerja Bangunan Sebelum Tembak Mati 4 Prajurit TNI di Nduga

Belakangan ini, KKB Papua makin kejam. Mereka tak saja menyerang warga sipil tapi juga aparat bersenjata, prajurit TNI Polri. Korban pun berjatuhan.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
SADIS – KKB Papua kini semakin sadis. Pada Rabu 22 November 2023, menembak mati anggota brimob atas nama Bharada Bonifasius Jawa. Jumat 24 November 2023 menembak mati tiga pekerja bangunan. Sementara pada Sabtu 25 November 2023 menembak mati 4 prajurit TNI dan melukai 2 prajurit lainnya di Kabupaten Nduga. 

POS-KUPANG.COM – Belakangan ini, Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua semakin kejam. Mereka tidak saja menyerang aparat bersenjata, dalam hal ini prajurit TNI Polri, tetapi juga menghabisi warga sipil.

Peristiwa terkini tentang kebengisan KKB Papua tersebut, datang dari Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Di wilayah ini Kelompok Separatis Teroris menembak mati tiga pekerja bangunan pada Jumat 24 November 2023.

Dengan demikian, dalam dua hari berturut-turut, yakni Jumat dan Sabtu (24-25 November 2023) aksi KKB Papua merenggut korban jiwa.

Pada Jumat KKB Papua merenggut tiga nyawa warga sipil. Sementara keesokan harinya, Sabtu 25 November 2023 KKB Papua kembali merenggut empat nyawa prajurit TNI.

Sementara sebelumnya, pada Rabu 22 November 2023, KKB Papua juga menembak mati satu anggota brimob asal NTT, Bharada Bonifasius Jawa, putra asal Mangulewa, Kabupaten Ngada-Flores.

Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani mengatakan, tiga warga sipil yang meninggal dunia merupakan buruh bangunan yang sedang membangun puskesmas di Kampung Jimbul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak.

Sementara itu, Kasatgat Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengungkapkan bahwa dalam kasus tersebut, KKB Papua menyerang lima pekerja dan tiga di antaranya tewas meregang nyawa. Sementata dua korban lainnya terluka.

Para pelaku, lanjut Bayu Suseno merupakan kelompok kriminal di Intan Jaya pimpinan Aibon Kogoya. “Jadi, dalam insiden itu tiga korban tewas dan dua lainnya luka-luka,” ujarnya.

Korban yang menderita luka-luka, katanya, dievakuasi ke Timika untuk menjalani perawatan intensif di RSUD Timika. “Sekarang korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengungkapkan bahwa kasus penembakan itu berawal dari seorang saksi yang melaporkan tentang penyerangan yang dilakukan KKB terhadap pekerja bangunan Puskesmas di Beoga Barat.

"Jadi, sekitar pukul 16.30 WIT seorang saksi melaporkan kejadian itu ke Koramil 1717-03 Beoga, bahwa ada penyerangan yang dilakukan KKB terhadap pekerja bangunan puskesmas," katanya.

Atas informasi tersebut, katanya, aparat gabungan TNI-Polri terjun ke lokasi kejadian. Namun setibanya di tempat itu, kelompok penyerang sudah tak ada lagi. Makanya korban langsung dievakuasi dari TKP menuju Kampung Milawak, Distrik Beoga.

“Dalam kejadian itu tiga orang meninggal dunia dan dua orang terluka," ujar Ignatius Benny Ady Prabowo.

Tiga korban tewas itu masing-masing Suyanto (40) mengalami luka tembak di bagian kepala dan luka tembak di lengan kiri. Berikutnya, Satiman (40) mengalami luka tembak di pelipis kanan dan luka tembak di lengan kiri. Sementara Triyono (50) terkena tembakan di ujung mata kanan dan bahu kanan.

Baca juga: Jenazah Bonifasius Korban KKB Papua Diterbangkan ke Jakarta, Keluarga Ungkap Kerinduan Natal Bersama

Baca juga: KKB Papua, Doa Ayah Bharatu Anumerta Bonifasius Jawa untuk Kapolri


“Korban yang meninggal dunia itu sudah disemayamkan di Puskesmas Beoga. Sedangkan korban luka, dievakuasi ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Terhadap kasus tersebut, Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia mengatakan, saat ini Satgas Ops Damai Cartenz 2023 bersama Polres Puncak sedang menyelidiki kasus tersebut. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved