Senin, 20 April 2026

Berita Sumba Timur

Komitmen Pemkab Sumba Timur Siap Jadi Kabupaten Sehat Pertama di NTT

Untuk diketahui KKS dimulai dengan dasar lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STM) sehingga peran aktif setiap keluarga untuk menyukseskan p

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
SEKTOR - Sosialisasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) kepada pimpinan organisasi lintas sektor di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Waingapu, Jumat 4 November 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur melakukan sosialisasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) kepada pimpinan organisasi lintas sektor di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu, Jumat 4 November 2023.

Sosialisasi KKS menghadirkan dua orang pemateri yakni Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan dan Kependudukan Provinsi NTT, Helena Peny Tomasowa dan Sekretaris Bappeda Kabupaten Sumba Timur, Yohanes Gah.

Dalam materinya, Helena Peny Tomasowa menjelaskan KKS ini secara aturan sudah dimulai sejak tahun 1998 di 15 daerah dan secara nasional dimulai tahun 2005 lalu.

Baca juga: NTT Memilih, Bebas Keberatan dari Masyarakat, KPU Sumba Timur Resmi Umumkan 412 Caleg DPRD

Namun sampai dengan saat ini untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur masih belum ada kabupaten/kota yang memiliki komitmen untuk mendeklarasikan diri sebagai KKS di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Karena itu menurutnya jika Kabupaten Sumba Timur berkomitmen untuk mulai berproses menjadi kabupaten sehat tahun ini, Kabupaten Sumba Timur akan menjadi yang pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Istilah kami di provinsi itu ini bisa jadi pecah telur bagi kita di Provinsi Nusa Tenggara Timur kalau Kabupaten Sumba Timur mau berproses untuk ini," jelasnya.

Sekretaris Bappeda Kabupaten Sumba Timur, Yohanes Gah pada kesempatan tersebut menegaskan KKS secara nasional sudah ada sejak tahun 2005.

 

Namun hingga tahun 2023, Kabupaten Sumba Timur belum pernah berproses atau memasukkan KKS dalam RPJMD maupun RPJPD sehingga tidak ada program yang dilakukan untuk mencapai KKS.

Karena itu dengan adanya sosialisasi ini diharapkan akan ada kesepakatan bersama untuk melaksanakan nya mulai tahun ini sehingga bisa mendapatkan Dana Insentif Daerah yang disediakan pemerintah pusat.

"Sudah 18 tahun program ini ada secara nasional, tetapi kita baru mau mulai dan semoga kita semua bisa sepakat untuk melakukannya," tegasnya.

Untuk diketahui KKS dimulai dengan dasar lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STM) sehingga peran aktif setiap keluarga untuk menyukseskan program tersebut. (zee)

Ikuti  berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved