Berita Timor Tengah Utara
Awardee LPDP PK-216 Gala Kalandra Salurkan 30.000 Liter Air Bersih di Kabupaten TTU
Selama 3 bulan terakhir, masyarakat Desa Subun Tualele, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, kekurangan air bersih akibat kemarau.
POS-KUPANG, KEFAMENANU - Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten TTU, Provinsi NTT, sangat terasa bagi sebagian warga masyarakat. Sumber air yang jadi andalan warga selama ini telah mengering.
Selama 3 bulan terakhir, masyarakat mengeluh ketiadaan air bersih. Dampaknya ritme hidup mereka sangat tersendat akibat krisis air bersih.
Anak-anak sekolah misalnya, jangankan mandi, basuh muka pun jarang dilakukan sebelum ke sekolah. Mereka harus hemat dengan persediaan air yang ada di rumah masing-masing. Karena air yang ada hanya cukup untuk masak dan minum.
Keadaan kekeringan ini menerpa semua warga, termasuk warga di Desa Subun Tualele, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan dua kampung sekitarnya yakni Usapikolen dan Oelia, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu.
Hampir semua warga di wilayah ini mengalami kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sebagai dampak kekeringan. Sumber air utama yakni Cekdam Suspini mengalami penyusutan akibat kekeringan.
Masyarakat Desa Subun Tualele hanya mengandalkan satu sumur tua dan satu buah sumur bor. Warga rela antre sampai tengah malam hanya mau mendapatkan 5-10 jerigen air karena debit airnya sangat kecil.
Mengatasi dampak kekurangan air bersih bagi masyarakat, maka salah satu kelompok Penerima Beasiswa LPDP yang tergabung dalam PK- 216 (Persiapan Keberangkatan) Gala Kalandra melakukan projek sosial.
Kegiatan projek sosial ini dalam bentuk penyaluran air bersih sebanyak 30.000 liter air kepada warga Desa Subun Tualele dan Kampung Tetangga Usapikolen dan Oelila Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu.
Pantauan di lapangan terlihat, masyarakat sangat antusias menanti kedatangan lima tangki air bersih. Beberapa warga tampak sibuk menyiapkan ember, fiber dan bak untuk menampung air bersih di tempat yang ditentukan.
Baca juga: Krisis Air Bersih Landa Tiga Desa di Kecamatan Nagawutung Lembata
Kegiatan penyaluran bantuan lima tangki air bersih ini, diwakili oleh dua orang penerima Beasiswa LPDP Program Doktoral asal NTT, Hermina Disnawati dan Kristoforus Wilson Kia.
Kedua penerima beasiswa LPDP yang juga dosen di Universitas Timor ini menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak krisis air bersih, Minggu 29 Oktober 2023, disaksikan oleh semua warga dan Kepala Desa Subun Tualele.
Dalam kesempatan itu, Disnawati mewakili teman-teman Awardee LPDP mengatakan bahwa bantuan ini merupakan projek sosial dari teman-teman PK-216 Gala Kalandra.
Gerakan Sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, kata Disnawati, telah berlangsung juga di daerah lain di Indonesia. Khusus di NTT dalam bentuk penyaluran air bersih.
"Bantuan ini tidak seberapa, namun kami memastikan bahwa bantuan ini bisa mengatasi persoalan masyarakat Desa Subun Tualele akibat kekurangan air bersih," kata Disnawati.
Lebih lanjut Disnawati mengatakan bahwa projek sosial ini merupakan inisiatif dari teman-teman awardee LPDP pasca pelaksanaan PK-216 di Jakarta 1-7 Oktober 2023). Kegiatan Sospro Gala Kalandra sebelumnya telah dilaksanakan di Jakarta dan Papua," jelas Disnawati.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.