Rabu, 13 Mei 2026

Berita NTT

Diagnosis Dini Penyakit Kardiovaskular, PERKI NTT Gelar Second Focus 2023

Kegiatan Second Focus 2023 PERKI NTT merupakan kegiatan kedua yang sebelumnya telah dilakukan kegiatan fokus pertama PERKI pada tahun 2019.

Tayang:
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
Ketua PERKI bersama Ketua PERKI NTT dan peserta lainnya foto bersama dalam kegiatan ilmiah Flobamorata Updates- Second Focus 2023 di Hotel Harper, 21 Oktober 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mendiagnosis dini penyakit kardiovaskular, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia atau yang disebut PERKI NTT menggelar kegiatan ilmiah Flobamorata Updates- Second Focus 2023.

Kegiatan itu mengusung tema "Early Diagnosis and Prompt Treatment of Cardiovascular Diseases in NTT" yang berlangsung di Hotel Harper, Sabtu 21 Oktober 2023.

Kegiatan Second Focus 2023 PERKI NTT merupakan kegiatan kedua yang sebelumnya telah dilakukan kegiatan fokus pertama PERKI pada tahun 2019.

Baca juga: Peringati Hari Hipertensi Sedunia, PERKI NTT Bersama Masyarakat Senam Jantung hingga Talkshow 

Adapun tujuan digelarnya kegiatan tersebut yaitu meningkatkan pengetahuan mengenai diagnosis awal penyakit kardiovaskular di tempat pelayanan kesehatan khususnya di area Flobamorata (Nusa Tenggara Timur).

Selain itu, meningkatkan pengetahuan dan keahlianpara tenaga kesehatan dalam tata laksana segera penyakit kardiovaskular secara optimal.

Kemudian juga, untuk meningkatkan kesadaran pentingnya edukasi dan pencegahan penyakit kardiovaskular di masyarakat.

Ketua PERKI NTT, dr. Magma Purnawan Putra, Sp.JP (K), FIHA mengatakan kegiatan fokus tersebut merupakan misi PERKI NTT untuk terus merefresh dan mengupdate ilmu-ilmu kardiovaskular oleh para tenaga kesehatan (Nakes) termasuk juga para mahasiswa kedokteran khususnya pada penyakit kardiovaskular.

"Karena penyakit ini masih menjadi pembunuh nomor satu bukan hanya di Indonesia tetapi di dunia. Di NTT pun angkanya tidak sedikit," kata dr. Magma.

dr. Magma menyebutkan, dari data yang ada di rumah sakit rujukan kelas B di NTT, rata-rata, dalam satu hari terdapat satu pasien dengan serangan jantung.

Baca juga: Ketua PERKI DR. dr. Isman Firdaus, SpJP (K): Penderita Sakit Jantung Aman Divaksin

Menurutnya, hal itu memperlihatkan bahwa, penanganan kardiovaskular harus terus digalakan bukan hanya dari segi kesehatan tetapi promosi, edukasi termasuk deteksi awal.

"Di sini kita bahas diagnosis deteksi awal dan penanganan yang tepat. Kita akan bekerja sama dengan berbagai pihak, karena dokter tidak bisa hanya sendiri," ujarnya.

"Semua harus satu suara, satu gerakan untuk menekan kejadian kardiovaskular di NTT dengan edukasi kesehatan," tambahnya.

Baca juga: Puncak HUT ke-73, IDI Cabang Kupang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Ratusan Warga

Lebih lanjut, dr. Magma menyampaikan, terdapat slogan sederhana yang disampaikan kepada masyarakat yaitu kata "CERDIK" yang masing-masing hurufnya memiliki arti.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved