Berita NTT

Disperindag NTT Pastikan Stok Beras Aman Hingga Empat Bulan Mendatang

Menurut Kepala Disperindag NTT Nazir Abdullah, stok beras yang berjumlah lebih dari 200 ribu ton itu tersebar di semua gudang beras pemerintah

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT Nazir Abdullah saat diwawancarai wartawan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Provinsi NTT memastikan stok beras aman hingga empat bulan mendatang. 

Menurut Kepala Disperindag NTT Nazir Abdullah, stok beras yang berjumlah lebih dari 200 ribu ton itu tersebar di semua gudang beras pemerintah yang berada di seluruh wilayah NTT. 

"Sampai empat bulan ke depan masih ada. Jadi natal dan tahun baru kita never mind," sebut Nazir Abdullah di komplek UPTD Museum NTT, Kamis 5 Oktober 2023.

Baca juga: Bansos Beras berpeluang Diperpanjang Pemerintah Hingga Desember 2023

Dia menyebut, ketersediaan beras itu juga masih bisa teratasi berkaca pada panen padi sejak bulan April 2023. Menurut dia, saat ini masih ada stok gabah yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu ada kelangkaan beras

Nazir Abdullah optimis ketersediaan beras maupun bahan pokok lain bisa terjaga dalam kondisi saat ini. Ia mengingatkan agar tidak ada penimbunan pada situasi demikian. 

"Yang kita menjaga itu jangan-jangan ada yang bermain untuk, menimbun dan sebagainya," tambah dia. 

Selama ini, kata dia, pihaknya terus berkolaborasi dengan pihak terkait lainnya agar meminimalisir terjadinya penimbunan oleh orang yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan momentum itu. 

Baca juga: Mendagri Sebut Beras Sumber Penyakit Diabetes, Minta Masyarakat Makan Jagung, Talas dan Sagu

Nazir Abdullah mengaku tidak segan-segan memberi tindakan tegas terhadap siapapun yang membuat gejolak harga dengan upaya penimbunan atau sejenisnya. 

Selain itu, dia juga menanggapi inflasi tingkat Pemprov NTT yang lebih tinggi dari Kota Kupang pada bulan September 2023. Dia mengatakan, Kota Kupang mendapat manfaat lebih karena memang pusat pengendalian lebih banyak dilakukan di wilayah ini. 

Namun begitu, dia tidak mempersoalkan hal itu. Nazir Abdullah bersyukur karena NTT mendapat predikat pengendali inflasi terbaik dari Pemerintah pusat. 

"Jadi semua yang ada ini kita berkolaborasi tanpa melihat bahwa zona area di Kota Kupang atau dimana. Prinsipnya dia lebih naik lebih tinggi sedikit, itu realitas yang harus kita jaga, tapi dibawa nasional," ujarnya. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved