KKB Papua

MENGEJUTKAN! Operator Perahu Motor Ditangkap, Pelaku Ternyata Orang Suruhan Egianus Kogoya

Seorang operator perahu motor di Kabupaten Asmat, Papua Tengah, ditangkap prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz 2023.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
ORANG SURUHAN – Satgas Ops Damai Cartenz 2023 akhirnya menangkap YT, orang suruhan Egianus Kogoya. YT merupakan operator perahu motor di Kabupaten Asmat. Ia ditangkap karena jadi penyuplai bahan makanan bagi KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. 

Terkait tindakan tersebut, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri memerintahkan Satgas Ops Damai Cartenz untuk mengambil tindakan tegas.

Selain memburu para pelaku, prajurit TNI Polri juga diminta untuk tak segan-segan mengambil tindakan tegas terukur. Apalagi kepada anggota KKB Papua yang terang-terangan melakukan perlawanan kepada aparat bersenjata.

Sejauh ini, satu persatu anggota KKB Papua ditangkap dan diproseshukumkan. Ada juga yang terpaksa ditembak mati, karena menyerang aparat saat hendak disergap.

suasana penangkapan YT
SUASANA PENANGKAPAN - Tangkapan kamera ini memperlihatkan suasana saat Satgas Ops Damai cartenz menangkap YT orang suruhan Egianus Kogoya, pimpinan KKB Papua di Kabupaten Nduga. YT merupakan kaki tangan Egianus Kogoya yang berperan membeli bahan makanan bagi Egianus Kogoya dan komplotannya.

Kapolda juga memerintahkan kapolres bersama seluruh jajaran di daerah-daerah rawan pergolakan termasuk Papua Pegunungan, agar segera menangkap pimpinan KKB Papua.

Tindakan tegas aparat keamanan, akan sangat menentukan situasi keamanan di daerah tersebut. Setidaknya masyarakat merasa aman dan bisa beraktivitas seperti yang diharapkan.
Cepat Tangkap Pimpinan KKB Papua

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri memerintahkan jajarannya untuk segera menangkap para pimpinan KKB Papua termasuk di Kabupaten Puncak. “Kejar dan tangkap pimpinannya. Kalau melawan ambil tindakan tegas.”

Perintah Kapolda Irjen Mathius D Fakhiri itu mengemuka menyusul makin seringnya kelompok pengacau keamanan itu melakukan tindakan anarkis, hal mana mengancam keselamatan pihak lain, baik aparat bersenjata maupun warga sipil.

“Saya minta seluruh kapolres berserta jajarannya, juga tim Satgas Ops Damai Cartenz untuk mengejar dan segera menangkap para pelaku tindak kejahatan di Papua. Salah satunya pimpinan KKB Papua di Kabupaten Puncak,” tandasnya.

Perintah Kapolda itu juga ditujukan khusus kepada Kapolres Puncak, pasalnya anggota KKB Papua yang berkeliaran di daerah itu, menyerang warga sipil, di antaranya menembak salah seorang pedagang ketika hendak menutup kiosnya di Pasar Ilaga.

Baca juga: KKB Papua Melemah, Satu Persatu Anggota Dicokok Tanpa Perlawanan, Begini Kata Faizal Ramadhani

Dalam aksi tersebut, KKB Papua berniat menghabisi pedagang tersebut dengan menambaknya di bagian dada korban. Namun tembakannya justeru meleset, sehingga hanya mengenai kaki kanan korban.

Seusai melancarkan aksinya tersebut, anggota KKB Papua langsung melarikan diri ke arah hutan. Sampai saat ini para pelaku belum ditangkap bahkan belum diketahui pula keberadaannya.

Dalam perintahnya, Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri menyebutkan bahwa sejak dulu, KKB Papua tak lagi punya rasa kemanusiaan. Itu terlihat dari pelbagai aksi yang dilakukannya yang ujung-ujungnya merenggut korban jiwa.

Oleh karena itu, tandas Kapolda Papua, Kapolres bersama seluruh jajarannya di wilayah tugas masing-masing diperintahkan untuk terus mengejar para pelaku dan segera menangkapnya.

Jika anggota KKB Papua itu melakukan perlawanan dan membahayakan aparat plus warga sipil, tegas Kapolda, maka aparat harus mengambil tindakan tegas. “Lumpuhkan jika cara itu merupakan langkah yang tepat untuk menghentikan tindakannya,” tegas Kapoda Papua.

Dikatakannya, selama ini aparat selalu mengedepankan aspek kemanusiaan, karena KKB Papua merupakan bagian dari sesama warga Indonesia. Hanya saja, kelompok tersebut berbeda baik dalam pandangan dan sikap.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved