Kamis, 16 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Minggu 24 September 2023, Estafet Kepemimpinan

Yosua salah satu orang kepercayaan Musa, mengemban tugas-tugas yang penting, antara lain sebagai pengintai.

Editor: Oby Lewanmeru
YOUTUBE
Yosua memimpin Israel menggantikan Musa 

Imam Eleazar meletakkan tangannya atas Yosua dan memberikan kepadanya perintahnya, seperti yang difirmankan TUHAN dengan perantaraan Musa.
~ ayat 23 ~

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Kristen Minggu 24 September 2023,dengan judul Estafet Kepemimpinan, merujuk pada Kitab Bilangan 27:12-23. 

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil, Ratapan dan Pengharapan yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt Eka Mozes, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi September dan Oktober 2023. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:

Peralihan estafet kepemimpinan di berbagai organisasi pemerintah maupun swasta, adakalanya diwarnai drama politik, ada kepentingan kelompok, ada balas jasa atau balas dendam.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Sabtu 23 September 2023, Injil Dasar Persekutuan

Kita membaca kisah peralihan jabatan kepemimpinan dari Musa kepada Yosua.

Menyadari akhir hidupnya sudah ditetapkan oleh Tuhan (12-14), Musa memohon kepada Tuhan agar berkenan mengangkat seorang pemimpin baru menjadi gembala bagi umat Allah (15-17).

Musa tahu bahwa ia tidak akan masuk ke Kanaan bersama umat Allah yang telah didipimpinnya dengan susah payah selama empat puluh tahun.

Apakah Musa merasa berjasa atau mendendam Tuhan? Tidak! Musa memohon pengganti dirinya dengan alasan, “supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.”

Musa tetap memikirkan kepentingan umat Allah. Sekalipun ia berulang kali dikecewakan oleh mereka, Musa tidak mendendam dan egois.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 21 September 2023, Bebas dari Rasa Kuatir

Musa juga mengikuti perintah Tuhan untuk memberikan sebagian dari kewibawaan atau otoritasnya kepada Yosua. Tak merasa dirugikan.

Kata “sebagian” berarti tidak ada yang melebihi otoritas Musa. Peralihan tongkat estafet ini sama sekali tidak menghilangkan kewibawaan dan kehormatan Musa.

Ia tidak menjadi iri hati dengan Yosua, sebaliknya Yosua tetap menghormati Musa sebagai pemimpin teladan yang selama empat puluh tahun melatih dia menjadi pemimpin bangsa.

Yosua salah satu orang kepercayaan Musa, mengemban tugas-tugas yang penting, antara lain sebagai pengintai.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 22 September 2023, Gunakan Kesempatan,

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved