Berita Sumba Timur

Lima Sekolah Adat Marapu Hadir di Sumba Timur NTT

Kemendibud Ristek meresmikan lima Sekolah Adat Marapu di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Editor: Alfons Nedabang
KOMPAS.COM/HO-ANTON JAWAMARA
Sekolah Adat Marapu di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Kemendibud Ristek ) meresmikan lima Sekolah Adat Marapu di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Acara peresmian itu berlangsung di Sekolah Adat Marapu, Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Rabu 6 September 2023.

Pendirian Sekolah Adat Marapu di Desa Kamanggih dan empat sekolah lainnya  di wilayah Sumba Timur merupakan inisiasi dari Sumba Integrated Development (SID), Yayasan Marungga dengan BPM Kabupaten Sumba Timur pada bulan Februari 2023.

Pendirian Sekolah Adat Marapu dilakukan dalam rangka melestarikan adat budaya Marapu serta sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat Marapu terhadap leluhur untuk mentransfer pengetahuan adat dan budaya Sumba, khususnya Marapu bagi generasi muda.

Sekolah adat tersebut bisa diikuti oleh pelajar setingkat SD, SMP dan SMA. Anak putus sekolah juga bisa mengikuti sekolah adat. Masa studi minimal 1 tahun.

Baca juga: Pemkab Sumba Timur Dukung Kebebasan Beragama Bagi Kepercayaan Marapu 

Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Kemendibud Ristek Sjamsul Hadi mengatakan, keberadaan sekolah adat merupakan masa depan untuk keberlanjutan pelestarian 10 objek pemajuan kebudayaan (OPK) bagi masyarakat Marapu di Kabupaten Sumba Timur.

"Hal itu sesuai amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan," kata Sjamsul Hadi dalam keterangan resminya, Kamis 7 September.

Ia mengatakan, pihaknya bersama Kepala Organisasi Riset, Arkeologi, Bahasa, dan Sastra dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Herry Yogaswara, sedang mengawal penyusunan SKKNI fasilitator pendidikan masyarakat adat.

Sjamsul Hadi berharap, dalam tahun ini SKKNI fasilitator pendidikan masyarakat adat segera ditetapkan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua mitra Direktorat KMA di Kabupaten Sumba Timur yang telah memberikan perhatian dan dukungan dalam pembangunan sekolah adat serta menyiapkan tenaga fasilitator pendidikan adat, sebagai wujud praktik baik kerja gotong royong dalam memberikan layanan pendidikan adat," ujar dia.

Baca juga: Pemkab Sumba Timur Hadirkan Perbup Layanan Pendidikan Bagi Penghayat Marapu

"Semoga kehadiran sekolah adat Marapu bisa menjadi percontohan di wilayah Pulau Sumba dan wilayah lainnya di Nusa Tenggara Timur," tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur, Ida Bagus Putu Punia mengatakan, keberadaan sekolah adat adalah dasar untuk membentuk landasan kembali masyarakat Marapu.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur sangat mendukung program Kemendikbud Ristek khususnya percepatan pemajuan kebudayaan, terutama pelestarian 10 OPK masyarakat adat Marapu," kata Bagus.

Dalam acara tersebut, lima sekolah adat menampilkan hasil pembelajaran sekolah adat berupa tari Haramba, tenun ikat dan tenun songket dan anyaman Kalumbut.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi pernikahan adat Marapu dan sosialisasi percepatan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumba Timur bagi 42 pasang suami istri penghayat Marapu, bertempat di Kampung Aibahi, Desa Kamanggih.

Peresmian sekolah adat itu dilakukan melalui hasil kerja sama Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat pada Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibud Ristek) dengan Sumba Integrated Development (SID), Yayasan Marungga dan didukung oleh Voice Global lewat Program Lii Marapu dan Badan Pengurus Marapu (BPM) Kecamatan Kahaungu Eti. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved