Berita Timor Tengah Utara
Direktorat Imigrasi Kunker ke PLBN Napan TTU Jelang Diresmikan, Pastikan Perangkat Keimigrasian
Kunjungan tim direktorat tersebut didampingi oleh pegawai Kantor Imigrasi Atambua untuk memastikan kesiapan dan teknologi
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Direktorat Imigrasi melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Lintas Batas Negara atau PLBN Napan, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kunjungan tim direktorat tersebut didampingi oleh pegawai Kantor Imigrasi Atambua untuk memastikan kesiapan dan teknologi yang akan digunakan dalam peresmian PLBN Napan, Kamis, 31 Agustus 2023 kemarin.
Kepala Imigrasi Atambua, K. A Halim menyampaikan, kunjungan tim Direktorat Imigrasi yang terdiri dari Direktorat Lantas dan Direktorat Sistik Direktorat Jenderal Imigrasi dimaksudkan untuk melakukan monitoring, evaluasi dan pemasangan jaringan perangkat starlink sebagai bagian dari persiapan peresmian PLBN Napan.
Baca juga: Tunjang Tugas Kemenkumham, Imigrasi Atambua Serahkan Sembilan Unit Kendaraan Operasional ke Lapas
Dalam kunjungan ini, Kantor Imigrasi Atambua bersama tim Direktorat Imigrasi bekerja sama dengan PLT Administrator PLBN Napan, Maria Fatima Rika melakukan peninjauan berbagai area penting.
"Kami meninjau tempat pemeriksaan keimigrasian, ruangan kantor serta ruang penyimpanan perangkat jaringan imigrasi dan batas portal," ujar Halim kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 1 September 2023.
Dalam kunjungan ini jelas Halim, terdapat beberapa aspek yang diperhatikan tim Direktorat Imigrasi, yang menjadi bahan masukan kepada pengelola PLBN Napan terkait kurangnya koridor ruangan yang dapat digunakan sebagai tempat kedatangan dan keberangkatan untuk pemeriksaan Imigrasi, belum memenuhi standar layanan keimigrasian yang sesuai di PLBN.
Baca juga: Rayakan HDKD ke-78, Imigrasi Atambua dan Lapas Komitmen Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat
Selain itu, Tim Sistik Direktorat Jenderal Imigrasi juga fokus pada konfigurasi jaringan Internet Starlink dan memeriksa kesiapan perangkat BCM Mobile Unit.
"Dari hasil konfigurasi tersebut, internet starlink berhasil terhubung dengan jaringan SIMKIM dan memiliki kecepatan latency berkisar antara 50 ms hingga 70 ms. Tim juga melakukan pengujian ping ke alamat server pusat Imigrasi 10.0.10.1," jelas Halim.
Sehubungan dengan itu tutur Halim, Tim Sistik memberikan beberapa pesan tambahan, termasuk koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPP) untuk mendapatkan jaringan tambahan sebagai cadangan jika terjadi gangguan pada jaringan internet starlink. Juga, menyarankan penambahan perangkat UPS guna mengatasi potensi ketidakstabilan jaringan listrik.
Terhadap berbagai usul dan saran ini tutur Halim, sejauh ini BNPP telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pengembangan tambahan satu koridor sebagai jalur kedatangan. Ia juga menyampaikan Rencananya, pekerjaan ini akan dilaksanakan pada bulan September mendatang.
Baca juga: Melalui Program Eazy Passport, Imigrasi Atambua Layani 125 Pemohon di Kabupaten TTU
Mengenai jaringan, Dia juga menyampaikan BNPP Napan telah berkoordinasi dengan penyedia layanan internet, Wifiku, untuk memastikan konektivitas internet di seluruh ruangan termasuk perangkat jaringan imigrasi.
"Semoga dengan adanya kunjungan ini Direktorat Imigrasi memperoleh gambaran menyeluruh tentang kesiapan PLBN Napan dan perangkat keimigrasian, agar peresmian dan aktifnya PLBN Napan berjalan lancar tanpa masalah atau gangguan pada layanan Keimigrasian," pungkas Halim. (cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS