Berita NTT

Perekonomian NTT Tumbuh 4,04 Persen, Didukung Proyek Strategi Nasional dan ASEAN Summit 2023

Provinsi NTT mengalami inflasi sebesar 0,38 persen (tm), melandai dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,89 persen (mtm).

Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA 
PESERTA - Para peserta mendengarkan Merry Riana seorang Entreprenuer, Investor, & Content Creator yang  membawakan sesi motivasi dengan tema Start Strong, Finish Stronger di KPw BI NTT pada Senin, 21 Agustus 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kinerja perekonomian NTT secara yoy pada triwulan (TW) II-2023 tercatat tumbuh sebesar 4,04 persen year-on-year (yoy) atau secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan dengan TW sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,70 persen (yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI NTT), S. Donny Heatubun menyampaikan, pertumbuhan ekonomi NTT tercatat lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Nasional yang tumbuh sebesar 5,17 persen (yoy). 

Secara qtq, kinerja perekonomian NTT tercatat tumbuh sebesar 6,62 persen (qtq) lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,86 persen (qtq). Pada 2023, pertumbuhan ekonomi Prov NTT diperkirakan terus meningkat mencapai 3,90-4,20 persen (ctc). 

"Peningkatan ini sejalan dengan semakin terkendalinya penyebaran COVID-19 yang di tengah pencabutan kebijakan pembatasan dan penetapan status endemi Covid-19 oleh pemerintah sehingga mengakselerasi aktivitas ekonomi masyarakat dalam persiapan tahun politik,"ungkap Donny dalam Temu Responden dan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi NTT Triwulan-II 2023 di KPw BI NTT yang dihadiri Guest Star Merry Riana seorang Entreprenuer, Investor, & Content Creator yang akan membawakan sesi motivasi dengan tema Start Strong, Finish Stronger di KPwBI NTT pada Senin, 21 Agustus 2023.

Baca juga: Warga Diaspora NTT di Tanjung Selor Antusias Ikuti Sosialisasi Pintu Air

Di samping itu, program pemerintah seperti Food Estate, Ekosistem Pola Kemitraan Komoditas Utama (Jagung, Sapi dan Rumput Laut). Proyek Strategis National (PSN) serta penyelenggaraan ASEAN Summit 2023 turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Pada Juli 2021 gabungan 3 kota IHK di Provinsi NTT mengalami inflasi sebesar 0,38 persen (tm), melandai dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,89 persen (mtm).

Sementara itu, inflasi tahunan pada bulan Juli sebesar 3,88 (yoy) juga melandal dari bulan sebelumnya namun masih lebih tinggi dibandingkan inlasi nasional yang sebesar 3 plus minus 1 (yoy).

Inflasi gabungan Provinsi NTT pada tahun 2023 diprakirakan tetap berada pada rentang sasaran 3 plus minus 1 seiring dengan upaya TPID dalam kerangka 4K.(dhe)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved