Berita Kota Kupang
Kunjungi Paguyuban Memento Mori Mangulewa, Ketua Ikada: Satukan Semangat Bangun Orang Ngada
Ia berharap orang Ngada yang berada di paguyuban-paguyuban bisa mendukung Ikada untuk berjuang bersama membangun orang Ngada di Kota Kupang.
Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM - Ketua Ikatan Keluarga Ngada atau Ikada, Dr. Sipri Radho Toly, PGD, M.Sc, mengatakan, semua elemen masyarakat yang tergabung dalam Ikada harus bersatu hati, satu suara dan satu pikiran bersama membangun orang Ngada di Kota Kupang.
Para generasi muda yang tergabung dalam Ikada harus bisa mencontohi apa yang sudah diletakan oleh para tokoh orang Ngada di Kota Kupang terdahulu.
Ia menyebut beberapa tokoh orang Ngada di Kota Kupang, terdahulu antara lain Piet Kudu, Yakobus Wete, Thomas Kadha, Yoakim Leo, Yan Botha, Agus Moi, Piet Sena, dan tokoh-tokoh lainnya.
“Dulu, setiap hari Sabtu dan Minggu mereka saling kunjung dari rumah ke rumah berdiskusi dan memberikan ide-ide dan gagasan bernas untuk kemajuan orang Ngada di Kota Kupang. Mari, saat ini, kita saling mendukung dan menyokong orang Ngada di Kota Kupang untuk maju dan membangun daerah ini maupun kampung halaman. Dalam perkembangan sampai pada masa Bapak darius Tiwu yang akhirnya mempertegas keberadaan Ikada selama dua periode dan selanjutanya sempat vakum atau mati suri dan saat ini harus bangkit dan bergerak bersama,” ujar Sipri saat melakukan kunjungan ke Paguyuban Mementomory Mangulewa di kediaman Bapak Johanis Mau dan Ny. Rosalina Langa Woso di Blok V/26 BTN Kolhua, Minggu, 20 Agustus 2023.
Baca juga: Dukung PSN Ngada di El Tari Memorial Cup 2023 Rote Ndao, IKADA Kupang Salurkan Bantuan
Hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua Paguyuban Memento Mori Mangulewa yang juga sebagai Ketua Bidang Sosial dan Kreasi Seni Budaya di Ikada Ngada, Paulus Bhuja, Wakil Ketua 1, Ambrosius Kodo, Wakil Ketua 2, Konstantinus Nu Nay, S.Pd, Ketua Bidang Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Hendrikus Rema, SH.
Sipri Radho Toly mengatakan, ada berbagai program kerja yang sudah dibuat oleh setiap bidang dan sudah lakukan sosialisasi ke beberapa paguyuban dan saat ini sedang dalam proses persiapan untuk melaksanakan program tersebut.
Namun, katanya, di depan mata sudah ada beberapa kegiatan yang mesti segara dilakukan , sekalian sebagai wujud memperkenalkan Ikada kepada masyarakat umum, seperti pentas seni dan budaya, yang rencananya akan dilakukan di Jalan El Tari Kupang.
Pesoalan yang paling urgen saat ini, katanya, terkait kedukaan yang menimpa orang Ngada di Kota Kupang dan peran utama ada di paguyuban masing-masing, tetapi Ikada juga sudah berbuat banyak terkait situasi tersebut.
Selain itu, katanya, walupun Ikada adalah oganisasi sosial tetapi sebagai pribadi memiliki kepentingan di Ikada, dimana ada banyak anggota dan pengurus Ikada yang masuk ke percaturan politik, baik sebagai calon legislatif maupun calon Gubernur NTT.
Ia berharap orang Ngada yang berada di paguyuban-paguyuban bisa mendukung Ikada untuk berjuang bersama membangun orang Ngada di Kota Kupang.
Ia juga menyentil terkait pogram Ikada yang akan membangun Tempat Pemakaman untuk orang Ngada di Kupang, dan sangat mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari semua anggota paguyuban untuk mendukung program tersebut, mengingat TPU yang ada di Kota Kupang sudah mulai penuh.
Baca juga: IKADA Kupang Deklarasi Tolak Paham Radikalisme dan Intoleransi

“Beberapa waktu lalu ada empat orang Ngada yang meninggal dan tidak bisa lagi dimakamkan di TPU Liliba karena sudah penuh,” ujarnya.
Selain itu, ada juga program bedah rumah yang akan disegara dilakukan bagi orang Ngada yang belum memiliki rumah di Kota Kupang dan saat ini sudah terdata ada sekitar 11 orang.
Menurut Sipri, keutamaan orang Ngada yang suka berkumpul (utu bhou) menjadi modal dasar dan kekuatan untuk membangun orang Ngada di Kota Kupang.
“Ikada semacam pasar ekonomi, kalau ada orang Ngada yang mem punyai UMKM, mari kita saling membantu. Namun, ada hal yang selama ini belum otomatis, yakni terkait kematian. Belum semua paguyuban mengambil bagian. Saya mengajak kita untuk bergerak bersama saling membantu dan memotivasi,” katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.