Pilpres 2024

PDI Perjuangan Tak Undang Gibran Saat Pertemuan Para Bupati-Walikota Se-Jawa Tengah

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tak mengundang Gibran Rakabuming Raka saat parpol pimpinan Megawati gelar rapat bupati-walikota se-Jawa Tengah.

Editor: Frans Krowin
pos-kupang.com/kolase
TAK DIUNDANG – PDIP tidak mengundang Gibran Rakabuming Raka untuk hadir dalam pertemuan para kepala daerah se-Jawa Tengah. 

POS-KUPANG.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI Perjuangan ) tidak mengundang Gibran Rakabuming Raka saat parpol pimpinan Megawati Soekarnoputri menggelar pertemuan dengan seluruh Bupati-Wali Kota se-Jawa Tengah.

Pertemuan yang diselenggarakan oleh Partai Banteng Moncong Putih tersebut,  dalam rangka menjaga kondusifitas situasi menjelang pesta demkrasi akbar tahun depan, yakni pemilihan umum legislatif dan Pilpres 2024 mendatang.

Hingga saat ini belum diketahui alasan mengapa DPP PDIP tidak mengundang Wali Kota Solo untuk hadir dalam rapat tersebut. Padahal pertemuan itu dengan seluruh kepala daerah di Jawa Tengah.

Terhadap fakta tersebut, Putra Sulung Presiden Jokowi juga membenarkan bahwa dirinya yang kini mengemban tugas sebagai Wali Kota Solo, tidak diundang untuk hadir dalam acara tersebut.

Bahkan sampai sekarang, kata Gibran, tak ada informasi sama sekali terkait pertemuan tersebut. Ia juga tidak pernah menerima undangan baik lisan maupun tertulis.

Gibran mengaku tak tahu mengapa itu terjadi. Ia juga tidak kaget kalau PDIP menggelar pertemuan dengan seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa 15 Agustus 2023, tanpa melibatkannya.

Kepada awak media, anak sulung Presiden Jokowi itu mengaku tak pernah menerima undangan baik lisan atau pun tertulis.

Baca juga: PAN Tawarkan Erick Thohir Cawapres, Yakin Memberi Kemenangan di Pilpres 2024

Makanya, lanjut Gibran, ia tidak hadir dalam acara tersebut. Apalagi kegiatan itu sama sekali tidak diketahuinya.

“Nggak diundang, nggak ada undangan, (sampai sekarang juga) belum (ada komunikasi kenapa tidak diundang). Saya tidak tahu (kalau ada pertemuan)," ungkap Gibran sebagaimana dikutip Pos-Kupang.Com dari KompasTV.

Meski demikian lanjut Gibran, ia juga tidak mencari tahu mengapa dirinya tidak diundang untuk hadir dalam acara konsolidasi tersebut.

"Nggak perlu (cari tahu kenapa tidak diundang). Saya kalau diundang pasti datang. Kalau nggak ya, nggak mungkin datang," jelas Gibran.

Padahal, kader PDIP yang menjabat kepala daerah lainnya telah menerima undangan, bahkan seminggu sebelum acara tersebut diselenggarakan.

"Nggak ada (undangan). Ya nanti coba saya cek lagi," jawab Gibran.

Ia tidak tahu apakah hal ini lantaran miskomunikasi atau pihak penyelenggara sengaja tidak mengundang dirinya.

"Kurang tahu," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved