Berita Kota Kupang
Kelurahan Oetete Kota Kupang Tampilkan Budaya Multi Etnis
Dalam sambutannya mewakili Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh, Hengki Malelak menyebut agenda itu merupakan salah satu upaya Pemkot Kupang
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo Kota Kupang menampilkan budaya multi etnis dalam kegiatan event kebudayaan dan peringatan HUT RI ke-78.
Kegiatan yang berlangsung, 18-19 Agustus 2023 dibuka oleh Plt Camat Oebobo Hengki Malelak, Jumat 18 Agustus 2023 sore.
Dalam sambutannya mewakili Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh, Hengki Malelak menyebut agenda itu merupakan salah satu upaya Pemkot Kupang guna melestarikan budaya yang ada.
Baca juga: Kebakaran di Oesapa Kota Kupang Jadi Tontonan Warga
"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah Kota Kupang yang diturunkan melalui DPA pemerintah Kecamatan adalah bagaimana supaya kita melestarikan budaya kita," kata dia.
Menurut dia, generasi muda kini beberapa waktu belakangan senang dengan gadget yang membuat nilai-nilai budaya itu mulai terkikis. Adanya event budaya itu kemudian diharapkan bisa mengembalikan gairah anak-anak untuk kembali mencintai budaya Kota Kupang dan Provinsi NTT umumnya.
Menurut dia, kegiatan ini juga memupuk kekompakan kebersamaan hubungan keterikatan persaudaraan di antara sesama. Sisi lain, acara tersebut pun bisa meningkatkan ekonomi yang dimulai dari adanya keterlibatan UMKM.
Baca juga: Kebakaran di Oesapa Kota Kupang Diduga Akibat Korsleting Listrik
"Tujuan ekonomi ada peningkatan ekonomi yang diharapkan tercipta melalui kegiatan-kegiatan seperti ini," kata Hengki.
Dia berkata, setidaknya ada tujuh Kelurahan yang ada di Kecamatan Oebobo, Oetete menjadi kelurahan yang terkahir. Dalam perjalanan mengunjungi beberapa kelurahan, dia melihat adanya dampak cukup baik.
Salah satunya, kata Hengki, ketika mengunjungi stand UMKM di Kelurahan Oebufu. Dia menyebut salah satu pelaku usaha mengaku event budaya memberi dampak yang baik. Jika dari keseharian penghasilan hanya dibawa Rp 200 ribu, namun adanya event kebudayaan penghasilan justru meningkat hingga tiga kali lipat.
Baca juga: Jacki Uly Dukung Posyandu di Kota Kupang: Mari Merdeka dari Stunting
Menurut Hengki, hal itu membuktikan bahwa event kebudayaan di Kota Kupang punya imbas cukup baik. Untuk itu, adanya rencana Pemkot Kupang untuk menjadwalkan kegiatan itu melalui kalender event budaya, maka akan membuat lebih menarik lagi.
"Jadi ketika wisatawan bisa datang, mereka sudah tahu bahwa ada kalender budaya etnis di Kelurahan Oetete, maupun kelurahan lainnya," kata dia.
Oleh karena itu, dia mengatakan, setelah ini Pemkot Kupang akan melakukan evaluasi sehingga menyusun kalender event yang digelar tiap tahunnya. Dia berharap, semua Kelurahan di Oebobo bisa mengusulkan jadwal event kebudayaan ke kecamatan untuk diteruskan ke Dinas Pariwisata yang akan menyusun jadwal event kebudayaan.
Baca juga: PMI NTT Distribusi 22.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Naioni dan Alak, Kota Kupang
Lurah Oetete Dessy Lay mengaku kegiatan itu melibatkan 30 RT yang ada di Kelurahan setempat. Pada hari pertama akan dilaksanakan pentas seni dan fashion show.
Menurut dia, UMKM setempat juga dilibatkan pun tidak banyak. Dessy beralasan tentang tempat yang di wilayah itu sangat terbatas.
"Dengan adanya kegiatan ini membuat hubungan antar sesama hingga Pemerintah bisa lebih baik kuat dan dalam membangun kekuatan untuk Kelurahan dan Kota Kupang," ujarnya.
Dessy juga mengaku akan melakukan pertemuan dengan para tokoh dan pemerintah setempat dalam menyusun kalender event kebudayaan. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kelurahan-Oetete-Kecamatan-Oebobo-Kota-Kupang-menampilkan-budaya-multi-etnis.jpg)