Pria di Kupang Panjat Tower Radio

Gagal Evakuasi Agus Woro Turun dari Tower, Basarnas Balik Markas

Tim SAR telah menarik Alat evakuasi, namun tetap melakukan pemantauan terhadap pergerakan Agus Woro dari Kantor SAR Kupang.

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
EVAKUASI - Tim Basarnas Kupang memberikan keterangan upaya evakuasi Agus Woro dari atas tower radio Suara Kasih milik Sinode GMIT, Rabu 9 Agustus 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Upaya Tim Basarnas negosiasi dan membujuk Agustinus Woro agar segera turun dari Tower Radio Suara Kasih milik Sinode GMIT setinggi 64 meter tidak membuahkan hasil.

Sikap keras kepala yang menuntut dari Agus Woro membuat Tim Basarnas gerah, sehingga tim memutuskan kembali ke kantor dan menarik peralatan evakuasi pada pukul 17.00 Wita, Rabu 9 Agustus 2023

Kepada POS-KUPANG.COM, Kepala Seksi Operasi dan Siaga pada Kantor SAR Kupang, Muhdar, mengungkapkan bahwa pihaknya mulai mempersiapkan evakuasi sejak pukul 08.00 Wita.

Baca juga: BREAKING NEWS: Panjat Tower Radio Milik GMIT, Agus Minta Ikut Apel HUT RI Dengan Presiden Jokowi

Kemudian membangun komunikasi dengan Agus Woro sejak pagi, siang, hingga petang hari, akan tetapi korban belum bersedia untuk turun dari Tower radio tersebut.

"Sebenarnya sudah ada komunikasi yang baik antara petugas penyelamat Basarnas dengan Agus Woro, namun korban meminta agar menghadirkan pihak Sinode GMIT, Kapolda NTT, Danrem 161/ Wira Sakti, serta Kapolresta Kupang Kota agar berdialog dengannya sekaligus membantunya untuk bertemu Presiden Jokowi," ungkap Muhdar.

Namun karena kondisi para pihak yang dikehendaki oleh Agus Woro tidak hadir hingga hari petang, sehingga Agus memutuskan untuk tetap bertahan di atas tower radio tersebut.

Tim SAR telah menarik Alat evakuasi, namun tetap melakukan pemantauan terhadap pergerakan Agus Woro dari Kantor SAR Kupang.

Baca juga: Agus Woro Pria Pemanjat Tower Setinggi 38 Meter di Sikka Dievakuasi Tim SAR Maumere 

"Kami memang menarik alat evakuasi dari lokasi sekitar tower Radio Suara Kasih, namum kami tetap memantau yang bersangkutan, jika hendak turun, maka kami akan bergegas ke lokasi untuk evakuasi," pungkasnya.

Pengurus Badan Keadilan dan Perdamaian Sinode GMIT, Dorce W. Bolla mengatakan pihaknya bersyukur bahwa Radio Suara Kasih tidak beroperasi selama beberapa hari karena masih dalam tahap uji coba pasca perbaikan.

Dorce mengungkapkan baru mengetahui bahwa ada orang di puncak tower radio Selasa 8 Agustus 2023 sekitar pukul 17.50 wita.

 

"Saat mengetahui bahwa ada orang di puncak tower radio, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan Polresta Kupang Kota, dan informasinya memanjatnya orang yang sudah biasa memanjat tiang, papan reklame, dan tower yang tinggi," ungkap Dorce.

Saat ini pihak Sinode GMIT masih menunggu sambil membantu petugas Basarnas melakukan pemantauan terhadap Agus Woro, dan harapannya  agar tidak ada kendala saat evakuasi nanti," pungkasnya. (zee)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved