KKB Papua
Senjata Api Dicuri KKB, Polda Papua Kini Periksa Polsek Homeyo, Begini Kata Wakapolda
Anggota polisi Polsek Homeyo, Polres Intan Jaya, Papua Tengah, kini sedang diperiksa penyidik Polda Papua terkait hilangnya senpi dari Polsek tersebut
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COOM – Anggota polisi Polsek Homeyo, Polres Intan Jaya, Papua Tengah, kini sedang diperiksa penyidik Polda Papua. Pemeriksaan itu terkait hilangnya senjata api laras panjang yang diduga dicuri oleh anggota KKB Papua.
Dugaan pencurian diarahkan ke anggota Kelompok Kriminal Bersenjata karena pasca senjata api itu hilang, kelompok separatis teroris tetiba melancarkan beberapa aksi anarkisnya.
Warga sipil bersenjata api itu menembak ke arah Polsek Homeyo, ketika saat itu sedang dilangsungkan pertemuan antara aparat Polsek Homeyo dengan masyarakat dan Koramil Homeyo.
Pertemuan itu dalam rangka membahas kasus hilangnya senjata api laras panjang dari tempat penyimpanannya di Polsek Homeyo.
Ketika rapat sedang berlangsung, tetiba ada tembakan ke arah Polsek Homeyo. Untungnya tak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.
Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat membenarkan adanya pemeriksaan terhadap polisi Polsek Homeyo terkait hilangnya senjata api laras panjang dan amunisinya tersebut.
“Propam sudah memeriksa anggota Polsek Homeyo terkait hilangnya senjata api yang dicuri Kelompok Kriminal Bersenjata itu,” ujarnya.
Disebutkan bahwa dalam kasus itu sudah satu anggota polisi yang diperiksa. Ada kemungkinan masih ada lagi anggota polisi yang juga dimintai keterangan.
"Dari laporan yang ada, satu anggota sudah diperiksa. Kemungkinan masih ada lagi yang akan dimintai keterangan," ujar Ramdani Hidayat.
Untuk diketahui senjata api laras panjang polri di Polsek Homeyo, dikabarkan hilang. Hilangnya senpi pada Sabtu 16 Juli 2023 itu diduga dicuri oleh anggota KKB Papua.
Indikasi itu muncul, karena keesokan harinya, Minggu 16 Juli 2023, saat ada pertemuan dengan masyarakat, tiba-tiba KKB Papua menembak ke arah Polsek Homeyo dan Koramil Homeyo.
Hari berikutnya, yakni Senin 17 Juli 2023, KKB Papua menembaki lagi pesawat Smart Air yang saat itu memuat tujuh anggota Satgas Damai Cartenz yang ditugaskan untuk membantu pengamanan di Polsek Homeyo.
Dalam dua insiden itu, yakni penembakan Polsek Homeyo dan Koramil Homeyo, serta penembakan pesawat Smart Air, tidak ada korban jiwa. Selain itu tidak ada satu warga pun yang terluka akibat tembakan brutal tersebut.
Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa senjata api laras panjang yang hilang itu jenis SS1. Senjata api tersebut hilang bersama amunisinya.
Tak diketahui secara pasti jalan cerita tentang hilangnya senjata tersebut. Tapi diduga kuat oknum yang mencuri senjata api tersebut, adalah anggota KKB Papua.
Baca juga: KKB Papua Hambat Penyaluran Bantuan Pangan Ke Warga, Begini Kata Bupati Puncak Willem Wandik
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.