Breaking News
Minggu, 26 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Perang Ukraina: Rusia Targetkan Lumbung Pertanian Odesa Usai Hantam Pelabuhan Laut Hitam

Rusia memperluas serangannya dari infrastruktur pelabuhan ke bangunan penyimpanan pertanian di wilayah Odesa Ukraina pada hari Jumat 21 Juli 2023

Editor: Agustinus Sape
euronews.com
Sebuah bangunan penyimpanan pertanian terlihat rusak berat setelah serangan Rusia di wilayah Odesa, Ukraina, Jumat 21 Juli 2023. 

“Rusia memiliki beberapa harapan. Jika ini diatasi, Rusia mendukung kerja aktif koridor biji-bijian ini,” kata Erdogan, yang membantu merundingkan kesepakatan itu.

“Kami tahu bahwa (Putin) memiliki harapan dari negara-negara Barat. Negara-negara Barat perlu mengambil tindakan atas masalah ini,” kata Erdogan.

Dia menegaskan kembali bahwa dia akan berbicara dengan Putin melalui telepon dan berharap untuk bertemu dengannya di Turki bulan depan.

Dalam komentar yang dilaporkan oleh kantor berita milik pemerintah Anadolu dan media lainnya, Erdogan memperingatkan bahwa berakhirnya inisiatif biji-bijian akan menaikkan harga pangan global, meningkatkan kelaparan, dan memicu gelombang migrasi baru.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dia berbicara dengan Erdogan melalui telepon pada hari Jumat, dan mereka "mengkoordinasikan upaya untuk memulihkan operasi Prakarsa Butir Laut Hitam."

“Membuka kunci koridor biji-bijian adalah prioritas mutlak,” kata Zelenskyy di aplikasi perpesanan Telegram.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan angkatan laut melakukan latihan yang mensimulasikan tindakan untuk menutup bagian Laut Hitam. Dalam manuver tersebut, sebuah kapal rudal menembakkan rudal jelajah anti-kapal ke sasaran tiruan.

Kementerian itu juga mengatakan pihaknya menembakkan senjata jarak jauh yang diluncurkan dari laut ke fasilitas yang digunakan untuk persiapan serangan teror terhadap Federasi Rusia yang melibatkan pesawat tak berawak. Itu tidak rumit.

Sementara itu, Putin mengulangi klaimnya bahwa serangan balasan Ukraina yang sangat dinanti-nantikan gagal, meskipun dia tidak memberikan bukti.

Baca juga: Perang Ukraina: Sedikitnya 11 Terluka dalam Serangan Rusia di Mykolaiv, Odesa

Putin, yang otoritasnya terguncang bulan lalu oleh pemberontakan jangka pendek dari pasukan tentara bayaran Rusia (Wagner Group), mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa militer Ukraina telah menderita kerugian besar dan Barat sedang berjuang untuk mempertahankan pasokan senjata dan amunisi.

Putin juga berbicara secara provokatif tentang Polandia, menuduh bahwa Warsawa telah membentuk unit militer khusus untuk memastikan keamanan di Ukraina barat dan berencana mencampuri urusan Kyiv.

Dalam perkembangan lain, Zelenskyy mengumumkan pengunduran diri menteri kebudayaan negara itu, menunjukkan pengeluaran kementerian itu salah arah selama masa perang.

“Paving stone, dekorasi kota, dan air mancur bisa menunggu sampai setelah kemenangan,” katanya.

Skandal baru-baru ini melibatkan otoritas lokal, seperti perbaikan jalan berbatu di Kyiv tengah dan renovasi air mancur di kota Ukraina barat.

Zelenskyy juga memecat duta besar Ukraina untuk Inggris Raya, Vadym Prystaiko, yang juga duta besar untuk Organisasi Maritim Internasional. Dia tidak memberikan alasan, tetapi Prystaiko secara terbuka mengkritik presiden.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved