Berita NTT
Komoditas Perumahan Sumbang Garis Kemiskinan Terbesar di NTT
7 indikator berhubungan dengan rumah layak huni dari luar lahan, lantai rumah, atap rumah dan juga MCK.
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhem
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komoditas Perumahan menjadi penyumbang terbesar garis kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) yang dirangkum POS-KUPANG.COM pada kamis, 20 Juli 2023 menerangkan, komoditas bukan makanan yang memberikan sumbangan terbesar baik pada Garis Kemiskinan (GK) perkotaan dan perdesaan adalah perumahan sebesar 11,77 persen di perkotaan dan 8,81 persen di perdesaan.
Sebelumya, Ketua DPD Real Estate Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPD REI NTT), Bobby Pitoby mengatakan, dari 16 indikator kemiskinan yang ada di Indonesia, 7 indikator berhubungan dengan rumah layak huni dari luar lahan, lantai rumah, atap rumah dan juga MCK.
Harga rumah saat ini sudah mengalami kenaikan dan akan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Karena menurutnya rumah adalah kebutuhan pokok yang menjadi dasar seseorang untuk membangun karakternya dan juga sebagai dasar untuk pengentasan kemiskinan.
Baca juga: Beras dan Rokok Sumbang Naiknya Garis Kemiskinan di NTT
Komoditas lainnya adalah pendidikan sebesar 2,26 persen di perkotaan dan 1,32 persen di perdesaan, listrik sebesar 1,89 persen di perkotaan dan 0,99 persen di perdesaan.
Kemudian bensin sebesar 2,46 persen di perkotaan dan 1,78 persen di perdesaan. Selain itu juga, selanjutnya adalah sumbangan dari kayu bakar dan perlengkapan mandi. (dhe)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Rumah-Warga-di-Noelbaki-Kupang.jpg)