Berita Sikka
Curhat Petani di Sikka, Anaknya mendapatkan Beasiswa di SMK St Markus Kaliwajo
Selain ada beasiswa setahun untuk siswa baru jaraknya juga dekat, sehingga kami orang tua bisa juag memantau anak-anak kami
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Kebijakan pihak SMK.St.Markus Kaliwajo memberikan beasiswa selama satu tahun untuk siswa baru tahun pelajaran 2023/2024 mendapatkan respon dari orang tua siswa.
Salah satu orang tua siswa baru, Sisilia Songke Lopes (41) warga Tanangalu desa Masabewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka merasa senang, pasalnya anaknya mendapatkan beasiswa SPP selama setahun di SMK.St.Markus Kaliwajo.
Ditemui di halaman SMK.St.Markus Kaliwajo, Sisilia merasa senang dan karena berlatar belakang sebagai petani di desa Masabewa namun pihak sekolah memberikan bantuan beasiswa untuk siswa baru selama setahun dengam nominal Rp. 1.950.000,.
"Kami sebagai petani merasa senang dan bangga sekali dengan Santo Markus bisa memberikan peluang kepada kami selama setahun bisa menggratiskan anak-anak kami di sekolah ini, " ujarnya.
Baca juga: Dana Desa Raib, Warga Desa Tana Duen Sikka, Tuntut Kades, Perangkat Desa dan BPD Mengundurkan Diri
Selain itu, dengan hadirnya SMK. St. Markus Kaliwajo bisa mempermudah akes bagi siswa yang berlatar belakang orang tuanya berprofesi sebagai petani.
"Selain ada beasiswa setahun untuk siswa baru jaraknya juga dekat, sehingga kami orang tua bisa juag memantau anak-anak kami," katanya
Ia berharap, setelah anaknya lulus dari sekolah tersebut bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri karena di desanya mempunyai sawah yang bisa digunakan untuk mengembangkan tanama Holtikultura.
Kepala SMK St. Markus Kaliwajo, Gerardus Gili S,Pd, saat membuka kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SMK St. Markus Kaliwajo mengatakan pihaknya membebaskan biaya SPP setahun untuk siswa baru demi membantu meringankan beban orang tua.
Dikatakannya, Beasiswa bagi siswa baru tersebut tersebut berasal uang pribadi dan pihak yayasan bukan bantuan dari pemerintah.
"Baru kelas satu masuk sudah dapat beasiswa, kau cari sekolah dimana, siapa yang berani seperti itu, bukan uang yang kita minta dari pemerintah, kalau yang ini uang pribadi, ini yayasan pribadi, sekolah pribadi tapi berani memberikan beasiswa kepada siswa baru," katanya.
Lanju Geradus, kebijakan tersebut diambil karena sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk masa depan anak-anak dan masyarakat.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sisilia-Songke-Lopes-41-warga-Tanangalu-desa-Masabewa.jpg)