KKB Papua

Egianus Kogoya Ngotot: Saya Tangkap Pilot Supaya Papua Merdeka, Bukan untuk Uang Rp 5 Miliar

Pelaku utama penyanderaan pilot Susi Air, Egianus Kogoya semakin ngotot. Ia blak-blakan mengatakan bahwa penyanderaan pilot Susi Air bukan demi uang.

|
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/kolase foto
NGOTOT – KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya makin ngotot soal pembebasan pilot Susi Air, Philips Mark Merthens. Dia menyebutkan bahwa pilot itu baru dilepas apabila Papua merdeka. Pernyataannya ini terlontar melalui  video yang kini beredar di media sosial. 

Dikarenakan, dalam penanganan kasus tersebut, upaya represif sangat dihindari untuk menghindari jatuhnya korban dari sisi aparat ataupun masyarakat.

"Jadi saya bilang saat itu, kalau mereka membutuhkan uang yang penting tidak lebih dari Rp 5 miliar, ya pemerintah siapkan saja. Yang penting pilot ada pada kami, dan uang dikasih ke mereka."

"Karena kita tidak ingin ada dampak lagi dari penyanderaan itu. Jadi apa yang dibilang Egianus itu benar, mereka nggak pernah minta uang," terang Fakhiri.

Diketahui, hingga saat ini, tim gabungan TNI-Polri pun masih berusaha untuk melakukan upaya pembebasan Pilot Susi Air dari sanderaan KKB.

Baca juga: Arsul Sani: DPR RI Bakal Minta Penjelasan Komnas HAM Terkait Pembebasan Pilot Susi Air

Pejabat Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo menyebutkan Philips masih berada di wilayah Nduga.

"Dari laporan yang diterima, pilot asal Selandia Baru itu masih berada di wilayah Kabupaten Nduga," kata Nokolaus, Sabtu 8 Juli 2023, dilansir Kompas.com. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved