Berita Belu
Berkah Bazar, Pelaku UMKM di Belu Bisa Raup Jutaan Rupiah per Malam
Sudah satu bulan para pelaku UMKM mulai menjajakan produk dan barang dagangan mereka sejak pukul 16:00 wita hingga malam pukul 00:00 wita.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang digelar Polres Belu dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 77 membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM.
Pameran yang dimulai sejak Sabtu 27 Mei 2023 ini membuat puluhan pelaku UMKM dapat memamerkan produk mereka di kawasan Pasar Senggol Atambua setiap malam minggu.
Sudah satu bulan para pelaku UMKM mulai menjajakan produk dan barang dagangan mereka sejak pukul 16:00 wita hingga malam pukul 00:00 wita.
Pelaku UMKM, Yovita Naikofi dan Maria Goreti yang tergabung Kelompok Alyaldy, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih bisa terlibat dalam bazar UMKM tersebut.
Baca juga: Liga Pelajar Indonesia Belu, SMAN 4 Atambua Babat SMAN Perbatasan Laksel Skor 4-0
"Kami merasa bersyukur bisa terlibat dalam Bazaar UMKM yang digelar oleh Polres Belu ini, karena lewat bazar ini omset kami bisa mencapai jutaan rupiah per malam," ujarnya, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 24 Juni 2023 malam.
Yovita dan Maria yang menjual kain tenun dan asesoris lain yang dibuat dari tenun tersebut menceritakan, sejak pertama pameran dibuka produknya banyak yang laku terjual.
"Hari pertama kita hanya mendapatkan Rp 1 juta, tetapi Puji Tuhan minggu kedua hingga minggu kemarin kita bisa mencapai Rp 3 juta hingga Rp 4 juta satu malam," ungkapnya.
Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara ke- 77, Polres Belu Kembali Salurkan Air Bersih Bagi Warga
Disampaikan pula kalau dibandingkan pendapatan sebelumnya hanya mendapatkan ratusan ribu rupiah.
"Tetapi lewat pameran yang sudah berjalan satu bulan ini mampu yang membangkitkan ekonomi bagi kami pelaku UMKM ini, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Belu," tambahnya.
Ia berharap agar kegiatan bazar UMKM kedepannya terus dilakukan sehingga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan ini.
Hal yang sama pun disampaikan oleh Abdullah salah satu penjual salome. Ia menceritakan omset yang diperolehnya per malam lumayan.
Baca juga: Tiga Atlet Tenis Belu Optimis Bisa Raih Juara di Ajang Tenis Junior Open
"Alhamdulillah omset saya bisa capai Rp 500.000 hingga Rp 700.000 per malam selama bazar ini. Setiap hari saya jual salome hanya bisa dapat Rp 100.000 hingga Rp 200.000, itu pun saya jual dari pagi hingga sore hari. Kadang juga banyak yang tidak laku," tuturnya.
Ia berharap agar kedepan kegiatan seperti ini terus dilakukan, sehingga bisa menambah pengahasilan bagi kami.
Sebelumnya, Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Suasana-di-Stand-UMKM-milik-Yovita-Naikofi-dan-Maria-Goreti-belu.jpg)