Kuliner NTT
Kuliner NTT, Jagung Titi Goreng Mentega vs Kisah 7 Siswa Perkosa Siswi SMP di Kali Fatubenao Belu
Kuliner NTT, Jagung Titi Goreng Mentega vs Kisah 7 Siswa Perkosa Siswi SMP di Kali Fatubenao Belu
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen

POS-KUPANG.COM - Sahabat kuliner ntt, ada saatnya kitong santai kunyah dan menikmati jagung titi Flores Timur balek mentega.
Rasa jagung titi digoreng pake mentega dan sdikit garam, lalu diminum dengan kopi susu panas membuat adrenalin bergolak.
Ingatan kembali ke masa muda, saat bertugas di wilayah Kabupaten Belu taon 1995-1997.
Dan selama tugas selama 2 taon di wiayah perbatasan dengan wilayah Timor Timur ini menyimpan sejuta kenangan yang menantang jiwa dan raga.
Termasuk daerah merah yang siap mencabut nyawa jurnalis jika tidak peka membagun insting.
Tapi Tuhan Yesus baeee... Ini yang dikatakan penulis/pewarta, manusia bole berencana dan merencanakan
Bahkan merancang kematian, namun Tuhan Pemiliki Hidup dan Kehidupan serta nafas kehidupan yang menentukan jalan hidup setiap insan.
Ingatan makin liar saat butiran jagung titi Flores Timur menggoyang gigi serta lidah penulis di bulan Juni Taon 1997.
Ditambah sengatan hangat kopi arabica Timor perpaduan dengan susu.
Kenangan pun muncul mengenang saat istri Gubernur NTT lakukan kunjungan kerja ke wilayah Belu pada masa itu.
Ibu Agnes Musakabe, istri Mayjen TNI (Purn) Herman Musakabe, Gubernur NTT saat lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu.
Nyonya Agnes Musakabe disambut ibu Atiek Pareira, istri Bupati Belu, dr. Servas Pareiara, MPH.
Wartawan Pos Kupang Ferry Ndoen, S.Sos, saat itu asyik meliput di Gedung Dharma Wanita Betelalenok - ATambua - NTT.
Namun ada yang membisik, jika ada kejadian kasus perkosaan siswi SMP dengan lokasi kejadian Kali/Sungai Talau, daerah kali belakang Kodim.
Tempat kejadian perkara saat itu, yakni di wilayah Fatubenao ato lokasi Kali Talau yang berada di belakag kodim.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.