KKB Papua

OTK Bakar Exavator di Kampung Woda, Kapolres Yapen: Kalau Ada Warga Muka Baru, Cepat Lapor Polisi

Belum selesai kasus baku tembak antara KKB Papua dengan prajurit TNI Polri di Kabupaten Nduga, kini mencuat lagi kasus anarkis di Kepulauan Yapen.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/kolase foto
BAKAR EXAVATOR - Orang tak dikenal alias OTK yang diduga adalah anggota KKB Papua membakarar sebuah exavator yang sedang parkir di Kampung Woda, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Dalam kasus ini Polres Yapen sedang melakukan penyelidikan. 

POS-KUPANG.COM - Belum selesai kasus baku tembak yang terjadi antara KKB Papua dengan prajurit TNI Polri di Kabupaten Nduga, kini mencuat lagi kasus anarkis di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.

Dalam kasus terbaru yang terjadi pada Senin 29 Mei 2023 tersebut, orang tak dikenal alias OTK, membakar sebuah exavator yang sedang diparkir di Kampung Woda, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Insiden pembakaran exavator itu terjadi pada Senin 29 Mei 2023 sekitar pukul 02.00 WIT dini hari. Hingga kini belum diketahui siapakah oknum yang melakukan tindak pidana tersebut.

Untuk itu, Polres Yapen kini sedang menyelidiki kasus pembakaran excavator di Kampung Woda, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen tersebut.

Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Herzoni Saragih mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. "Satuan Reskrim Polrrs Yapen sedang selidiki," kata Herzoni melalui keterangan tertulis.

Kata Herzoni, pihaknya juga telah meningkatkan patroli di sekitar Kota Serui. Hal ini untuk mengantisipasi pelbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Kasus ini sedang diselidiki Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen dan akan meningkatkan kegiatan patroli di sekitaran kota Serui,” ujarnya.

Baca juga: Pengamat Militer dan Pertahanan Connie Bakrie: Ada Tentara Bayaran di Belakang KKB Papua

Herzoni pun mengimbau, apabila terdapat orang yang mencurigakan segera lapor ke Polisi.

"Kalau ada orang yang mencurigakan, bisa langsung memberikan informasi ke Polres Kepulauan Yapen untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved