Pilpres 2024

Prabowo Hadir di Tengah Ribuan Orang, Pengamat Sebut Tanda-Tanda Kemenangan di Depan Mata

Elektabilitas Prabowo sepertinya makin tak terbendung dari waktu ke waktu. Saat ini popularitasnya terus menanjak melampaui Ganjar dan Anies Baswedan.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/kolase foto
DIELU-ELUKAN - Elektabilitas Prabowo Subianto saat ini sepertinya semakin tak terbendung. Ia selalu dielu-elukan manakala hadir dalam sebuah acara. Fakta itu terjadi pada Minggu 28 Mei 2023. Para pengamat pun memprediksi kalau Menteri Pertahanan RI itu bakal memenangkan Pilpres 2024. 

POS-KUPANG.COM - Elektabilitas Prabowo Subianto sepertinya makin tak terbendung dari waktu ke waktu. Bahkan saat ini popularitasnya pun terus menanjak melampaui Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Terhadap fakta itulah pengamat politik pun tak sungkan-sungkan memprediksi kalau Menteri Pertahanan RI ini bakal keluar sebagai pemenang pada Pilpres pada 2024 mendatang.

Mungkin karena kian moncer itulah, sehingga publik pun semakin mengelu-elukan Ketua Umum Partai Gerindra itu pada setiap kegiatan yang dihadiri langsung oleh Prabowo Subianto.

Salah satu fakta tentang itu ketika Prabowo menghadiri Haul Akbar Sulthounul Qulub Alhabib Munzir Almusawa ke-10 di Kawasan Rajawati, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu 28 Mei 2023.

Saat itu, Prabowo yang datang mengenakan pakaian putih dan peci hitam, langsung berjalan menuju tempat yang telah disediakan. Ia pun duduk diapiti para habib dan ulama yang telah lebih dahulu hadir di tempat tersebut.

Ketika didaulat memberikan sambutan, Prabowo mengucapkan terima kasih atas undangan langsung dari pimpinan Majelis Rasulullah SAW untuk menghadiri acara tersebut.

"Terima kasih banyak atas undangan dari Al Habib Ir. Nabiel AlMusawa, Pimpinan Majelis Rasulullah SAW untuk menghadiri Rangkaian HAUL akbar ke-10 Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa," kata Prabowo.

Baca juga: Beda Respon Gerindra dan PDIP Pasca Prabowo Subianto Melambung Tinggalkan Ganjar Pranowo

Prabowo mengaku, merasa sangat tersentuh melihat ribuan orang yang datang untuk mendoakan Al Habib Munzir Al Musawa.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena para jemaah menghormati beliau sebagai sosok yang sangat mulia.

"Saya lihat dari ujung jalan raya, ribuan orang sudah terlihat. Saya merinding melihatnya. Sungguh beliau sosok yang sangat mulia," ujarnya.

Prabowo menambahkan, ia merasa berbahagia atas kesempatan berkumpul dan menjadi bagian dari kegiatan Haul tokoh agama yang dikenal shalih hingga kebaikannya pun selalu dikenang.

"Berbahagia bisa menjadi bagian dari kegiatan Haul seseorang yang shalih, alim, dan bersahaja ini. Beliau juga bersemayam di tengah makam bersejarah ini, yakni di Komplek Makam Al Habib Kuncung Kalibata," pungkasnya.

Pandangan Pengamat

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro, Presiden Jokowi memberikan sejumlah sinyal mendukung Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo yang diusung PDIP.

Seperti dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu 27 Mei 2023, Agung mengatakan bahwa sinyal itu ditandai dengan sikap anak-anak Jokowi belakangan ini, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

"Ini belum ditambah kode-kode politik yang ditebar oleh Gibran dan Kaesang soal dukungan eksplisit kepada Prabowo sebagaimana sang Ayah," imbuhnya.

Bahkan, nama Prabowo Subianto muncul dalam musyawarah rakyat atau Musra yang digagas relawan Jokowi.

"Sehingga, semakin masuk akal bila saat Musra (musyawarah rakyat) kemarin, bukan hanya nama Ganjar yang mengemuka. Namun juga ada Prabowo dan Airlangga Hartarto," ucapnya.

Menurut Agung, sinyal dukungan Jokowi ke Prabowo Subianto itu muncul lantaran relasi antara Presiden Jokowi dengan Menteri Pertahanan itu memang sudah terjalin lama saat pemilihan gubernur DKI Jakarta 2012.

Lalu berlanjut pada Pilpres 2014 dan 2019 ketika Prabowo menjadi rival Jokowi dalam kontestasi.

"Bahkan pasca-Pilpres 2019, nalar lawan ini berubah drastis menjadi kawan kembali ketika Prabowo memutuskan menjadi menterinya Jokowi," ujar Agung.

Menurut Agung, hal tersebut juga semakin memperkuat chemistry antara Prabowo dengan Jokowi.

Baca juga: Ini Rahasianya Mengapa Elektabilitas Prabowo Subianto Lebih Moncer dari Ganjar Pranowo

"Sehingga "political chemistry" antar Presiden Jokowi dengan Prabowo terbentuk dan terjalin semakin intensif melalui interaksi sehari-hari," ungkapnya.

Sementara di saat yang sama, kata dia, Presiden Jokowi tak lebih hanya sebagai petugas partai di hadapan PDIP.

Sementara di sisi Gerindra, Jokowi ditempatkan dalam posisi sebagai 'King Maker'.

Agung berpendapat beda perlakuan tersebut otomatis memberi rasa kenyamanan yang berbeda bagi Jokowi. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved