Berita Belu

BPJS Ketenagakerjaan NTT - Pemkab Belu Beri Perlindungan kepada 5.892 Pekerja Rentan Desa

Yeani mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja di sektor informal atas berbagai macam risiko

Penulis: Paul Burin | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
LAUNCHING - Acara launching Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Perangkat Desa dan Rentan Desa di Atambua, Senin, 22 Mei 2023. 

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Menindaklanjuti Amanat Presiden Republik Indonesia dan Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Timur Tahun 2022, tentang Pelaksanaan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Perangkat Desa dan Rentan Desa, tanggal 25 Oktober Tahun 2022, maka Pemkab Belu  dan BPJS Ketenagakerjaan NTT memberikan perhatian kepada para tenaga kerja di sektor informal rentan ini. Jumlahnya sebanyak 5.892 orang. 

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu, Rosalia Yeani Lalo, S.H, saat Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan Desa di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Senin, 22 Mei 2023. 

Menurut Yeani Lalo, BPJS  mengelola  lima jaminan sosial, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Baca juga: Stakeholder Review New Service Blueprint BPJS Ketenagakerjaan

“Pemerintah Kabupaten Belu saat ini memberikan perhatian kepada pekerja rentan desa dengan memberikan dua jaminan sosial, berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tahun Anggaran 2023, yang bersumber dari APBD Kabupaten Belu. Sebanyak 5.892 pekerja rentan yang tersebar di 69 desa dibiayai dengan dana sebesar Rp1.175.126.400, " papar Yeany Lalo.

Yeani mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja di sektor informal atas berbagai macam risiko. 

Beberpa risiko yang mungkin akan terjadi antara lain, seperti kecelakaan dan meninggal dunia.

“Tujuannya adalah untuk membangun kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan melalui dukungan pemerintah daerah. Kita berharap program jaminan sosial ini dapat menyasar pekerja rentan di 69 desa se-Kabupaten Belu,” pungkas Yeani Lalo.

Rosalia Jeany Lalo juga mendapat Piagam Penghargaan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tempat Kerja untuk Peduli BPJS Tenaga Kerja, yang diserahkan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, Christian Natanael Sianturi

“Hal ini ditujukan sebagai bentuk kepedulian aparatur Pemerintahan Kabupaten Belu yang sigap memberikan perlindungan kepada pekerja rentan di daerahnya. Ini patut dicontoh oleh pemerintah di daerah lain agar masyarakat dapat bekerja lebih nyaman dan aman karena adanya perlindungan jaminan sosial dari BPJamsostek lewat program JKM dan JKK. Jika pemerintah ingin memberikan perlindungan lebih dapat didaftarkan program JHT,” kata Chris. (*/pol)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved