Berita Timor Tengah Utara
Terima Kunjungan Gubernur NTT, Ini Pernyataan Bupati Timor Tengah Utara
Kabupaten TTU menerima alokasi bantuan kegiatan Budidaya Sorgum seluas 100 hektar, yang tersebar di 10 Kecamatan.
Sesuai arahan dari Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk memenuhi kebutuhan benih sorgum bersertifikat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, maka hasil panen sorgum ini nantinya akan dilakukan proses sertifikasi untuk menghasilkan Benih Sebar (Label Biru).
Pengembangan sorgum di TTU masih mengalami kendala, meskipun masyarakat TTU sudah terbiasa menanam sorgum, karena belum terbiasa menanam shorgum dalam jumlah yang besar.
Lebih lanjut disampaikan Juandi, perihal penandaan ternak sapi di TTU, dari total 138.469 ekor sapi yang ditargetkan, baru 3.378 ekor sapi yang ditandai dengan eartag atau anting-anting.
Lambannya penandaan ternak sapi ini disebabkan antara lain oleh adanya penolakan dan keberatan dari masyarakat pemilik sapi.
"Ada yang menolak untuk didata, dan ada pula yang menolak untuk ditandai sapinya. Mereka kuatir, penandaan ini dapat menurunkan nilai jual ternak sapi. Karena alasan-alasan tersebut, maka hingga sekarang ada 4 kecamatan yang ternak sapinya belum didata dan ditandai sama sekali," ucap Juandi. (*)
Ikuti Berita POS-KUPAG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pose-bupati-timor-tengah-utara-drs-juandi-david-beserta-forkopimda.jpg)