Berita Kota Kupang
Paskah 2023, Jalan Salib VIII Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang, Pemerintah Minta Umat Maknai Toleransi
terima kasih kepada semua unsur terkait yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Prosesi Jalan Salib VIII.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sempat vakum selama dua tahun akibat Pandemi Covid-19, Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang kembali menyelenggarakan Prosesi Jalan Salib VIII Tahun 2023.
Pelaksanaan Prosesi Jalan Salib VIII yang mengangkat Tema 12 Jam Kesengsaraan Yesus sebagai wujud kolaborasi, kerja keras dan komitmen orang muda untuk melayani Tuhan sepanjang waktu.
Pembukaan kegiatan Prosesi Jalan Salib VIII secara resmi dibuka oleh Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Sinode GMIT, Pdt. Jehezkial Adam yang dilanjutkan dengan pengenalan para pemain drama 12 Jam Kesengsaraan Yesus.
Baca juga: Paskah 2023, Ritual Soet Oe dan Taniu Uis Neno dalam Tradisi Prosesi Kure di Timor Tengah Utara
Dalam sambutannya, Mewakili Penjabat Wali Kota Kupang, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan SDM Setda Kota Kupang, dr. Wayan Ari Wijana meminta umat Kristiani yang memainkan drama dalam Prosesi Jalan Salib agar tetap menjaga makna Toleransi, terlebih Kota Kupang dikenal sebagai Kota Toleransi yang tinggi.
"Saya minta semua masyarakat Kota Kupang tetap menjunjung tinggi makna toleransi dalam perayaan paskah dan juga menghormati umat lain yang sementara berpuasa," pinta dr. Ari.
Pihaknya juga meminta agar umat Kristiani yang mengikuti prosesi jalan salib agar tetap menjaga kebersihan di sepanjang sembilan etape yang digunakan untuk prosesi jalan salib VIII.
"Saya minta semua peserta Prosesi Jalan Salib VIII tetal menjaga kebersihan di sepanjang rute, terutama tidak membuang sampah sembarangan," pinta dr. Ari.
Pihaknya menyampaikan limpah terima kasih kepada semua unsur terkait yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Prosesi Jalan Salib VIII.
Ketua Pengurus Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang, Ernest Ludji dalam sambutannya membuka kegiatan Prosesi Jalan Salib VIII, Kamis 6 April 2023 malam.
Ernest meminta kepada semua pemuda GMIT Klasis Kota Kupang jangan berpangku tangan dan aktif dalam mendukung berbagai program pemerintah terutama mendukung penurunan stunting serta membantu pemerintah menekan inflasi.
Baca juga: Jelang Paskah 2023, Jemaat Gereja Elim Naibonat Gelar Aneka Kegiatan
Pemuda GMIT juga di tingkat gereja juga aktif mewujudkan Kota Kupang menjadi kota bersih yang bebas sampah, dan menjadi duta kebersihan dimulai dari dalam keluarga, gereja, dan lingkungan sosial masyarakat.
Selain itu, program Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang juga melaksanakan dua kegiatan lain berupa Bible Camp dan Konser Sepe Natal yang akan dilaksanakan dalam Tahun 2023. (zee)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.