Senin, 27 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 4 April 2023, Pengkhianatan Yudas dan Penyangkalan Petrus

Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Pengkhianatan Yudas dan Penyangkalan Petrus.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/SUARA PAGI RENUNGAN HARIAN KATOLIK
RENUNGAN - RP. John Lewar SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Selasa 4 April 2023 dengan judul Pengkhianatan Yudas dan Penyangkalan Petrus. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Pengkhianatan Yudas dan Penyangkalan Petrus.

RP. John Lewar menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan pertama dari Kitab Yesaya 4: 1-6, dan bacaan Injil Yohanes 13:21-33.36-38.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Selasa 4 April 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.

Bacaan Injil hari ini memberi perhatian khusus terhadap dua figur murid Yesus, yakni Yudas Iskariot dan Petrus.

Kedua murid ini sama-sama mengkhianati Yesus, tetapi dengan kadar berbeda.

Yudas Iskariot adalah satu-satunya murid Yesus dari Yudea, maka dipercayakan sebagai bendahara.

Selama itu dia berada di zona nyaman, maka ia menggunakan uang komunitas sesuai seleranya.

Ia berdalih memperhatikan orang miskin ternyata tidak. Yudas memiliki motivasi egois yang busuk.

Dia aktif menyusun siasat untuk menyerahkan Yesus demi keuntungan pribadi. Di dalam pikirannya hanya harta, maka Yesus pun dijual dengan harga tiga puluh perak.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 4 April 2023, Model Relasi Kita dengan Yesus

Petrus pada awalnya menyatakan komitmen untuk mengikuti Yesus dan siap mati demi Dia, tetapi akhirnya berkhianat, menyangkal di halaman rumah Kayafas untuk menyelamatkan nyawanya.

Sebelum ayam berkokok, Petrus telah menyangkal Yesus tiga kali.

Ending cerita tentang keduanya pun berbeda. Yudas meninggalkan meja perjamuan persaudaraan atau komunitas para murid tanpa pernah kembali.

Dia lenyap dalam kegelapan malam untuk menjalankan aksi hitamnya bersama imam-imam kepala.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved