Pilpres 2024

Anies Baswedan – Airlangga Buka Puasa Bersama, Didampingi Surya Paloh juga Jusuf Kalla, Ada Apa?

Anies Baswedan buka puasa bersama Airlangga Hartarto, Surya Paloh juga Jusuf Kalla. Fakta  ini terkuak dari postingan mantan Gubernur DKI Jakarta.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
BUKA PUASA BERSAMA – Anies Baswedan, calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, buka puasa bersama Airlangga Hartarto, Jusuf Kalla, AHY dan para petinggu PKS. Kehadiran Anies juga Airlangga itu atas undangan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. 

POS-KUPANG.COM – Anies Baswedan buka puasa bersama Airlangga Hartarto, Surya Paloh juga Jusuf Kalla. Fakta  ini terkuak dari postingan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di instagram @aniesbaswedan, Minggu 26 Maret 2023.

Dalam postingan tersebut, Menko Bidang Perekonomian itu duduk satu meja dan berdampingan dengan Jusuf Kalla yang juga mantan wakil presiden RI.

Sementara Anies Baswedan yang juga calon presiden pada Pilpres 2024, duduk persis di samping Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Terlihat pula Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),  AHY duduk persis disamping Anies Baswedan. Sedangkan sejumlah petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terlihat berdiri. 

Buka bersama tersebut kini menjadi sorotan publik. Karena  Presiden Jokowi dalam maklumatnya melarang pejabat negara, termasuk menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, untuk buka puasa bersama. 

Baca juga: Qodari Baca Keunggulan Prabowo dari Ganjar dan Anies Baswedan: Kalau Head to Head Maka Menang

Terkait kehadiran Airlangga Hartarto dalam acara tersebut belum ada keterangan resmi dari Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Informasi yang berkembang, menyebutkan bahwa acara buka puasa bersama itu digelar Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang beranggotakan NasDem, Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera. 

TOKOH NU – Tokoh NU diharapkan dapat dipilih menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang. Hal itu disampaikan Sudirman Said, perwakilan Tim Anies Baswedan di Sekretariat Perubahan untuk Persatuan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat 24 Maret 2023.
TOKOH NU – Tokoh NU diharapkan dapat dipilih menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang. Hal itu disampaikan Sudirman Said, perwakilan Tim Anies Baswedan di Sekretariat Perubahan untuk Persatuan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat 24 Maret 2023. (POS-KUPANG.COM)

Sementara itu, dalam statusnya Anies Baswedan mengaku terhormat diundang langsung oleh Surya Paloh untuk acara buka puasa bersama itu.

"Sebuah kehormatan memenuhi undangan Ketua Umum Partai Nasdem, Bapak Surya Paloh, dalam kegiatan Buka Bersama pada hari ke-3 Ramadan," tulis Anies Baswedan.

"Alhamdulillah, kami bersyukur berkesempatan berinteraksi dengan para tokoh bangsa dalam suasana yang guyub, rukun, sejuk dan penuh kekeluargaan," tambah. 

Atas undangan tersebut, Anies menyampaikan apresiasi sekaligus berharap tradisi buka puasa dapat memperkuat silaturahmi Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Apresiasi untuk penyelenggaraan sekaligus para undangan yang hadir, Insya Allah tradisi buka bersama ini akan semakin memperkuat silaturahmi kita, meningkatkan kualitas interaksi sehingga harapannya memberi manfaat untuk semua," ungkapnya.

Berbagai tanggapan pun dituliskan masyarakat dalam postingan Anies Baswedan. 

Sebagian besar sepakat dengan Anies Baswedan soal buka puasa bersama yang mampu meningkatkan silaturahmi. 

Sebagian lainnya sependapat dengan Jokowi soal larangan buka puasa yang diyakini ada sarat dengan lobi-lobi jelang Pemilu 2024.

Baca juga: Airlangga Hartarto Santai Merespon Sorotan Anies Baswedan pada Menko: Kenapa? Kan Ada Empat

Larangan Hanya Untuk Pejabat

Aturan tentang larangan Buka Bersama (Bukber) selama puasa Ramadan 2023 dipastikan hanya untuk pejabat negara dan Aparat Sipil Negara (ASN).

Sedangkan masyarakat umum tetap diperbolehkan menggelar bukber.

Aturan pemerintah melarang buka puasa bersama ditegaskan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Abdullah Azwar Anas.

Azwar Anas memastikan, masyarakat tetap diperbolehkan mengadakan buka puasa bersama (bukber) selama bulan Ramadan 1444 Hijriah.

Aturan ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang sifatnya berlaku untuk pejabat dan aparatur sipil negara (ASN).

"Itu arahan untuk ASN, sementara untuk masyarakat tidak ada larangan (buka bersama)," tegas Azwar Anas dalam program Kompas Petang, Kompas TV, Kamis 23 Maret 2023. 

"Jadi ini ASN diberikan arahan untuk tidak menggelar buka bersama," jelasnya. 

Adapun pihak pemerintah melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan, Presiden Jokowi juga meminta jajaran pemerintah untuk berbuka puasa secara sederhana pada bulan Ramadhan 1444 Hijriah.

Pramono mengatakan, hal itu mengingat gaya hidup ASN dan pejabat pemerintah saat ini tengah menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

"Saat ini aparat sipil negara, pejabat pemerintah sedang mendapatkan sorotan yang sangat tajam dari masyarakat. Untuk itu, Presiden meminta kepada jajaran pemerintah, ASN, untuk berbuka puasa dengan pola hidup yang sederhana," kata Pramono dalam rekaman video yang diterima KOMPAS.TV Kamis 23 Maret 2023. Pramono juga memastikan, aturan larangan bukber ini cuma untuk ASN dan Pejabat. 

"Hal ini (larangan bukber) tak berlaku bagi masyarakat umum. Masyarakat umum masih diberikan kebebasan melakukan dan menyelenggarakan buka puasa bersama," jelasnya. 

Adapun Presiden Jokowi meminta kegiatan buka bersama di kalangan pejabat dan ASN selama bulan suci Ramadan 1444 Hijriah kali ini ditiadakan dan tertuang dalam Surat Sekretaris Kabinet Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023, terbit 21 Maret 2023. 

Surat tersebut ditujukan kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri dan kepala badan/lembaga.

Isi surat larangan bukber ASN dan pejabat negara itu berisi 3 poin, yaitu:

Pertama, penanganan Covid-19 saat ini dalam transisi dari pandemi menuju endemi, sehingga masih diperlukan kehati-hatian.

Kedua, sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan buka puasa bersama pada bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah agar ditiadakan.

Ketiga, Menteri Dalam Negeri agar menindaklanjuti arahan tersebut kepada para gubernur, bupati, dan wali kota.

Surat itu, meminta agar para menteri, kepala instansi, kepala lembaga serta kepala daerah mematuhi arahan Presiden tersebut dan meneruskan kepada seluruh pegawai di instansi masing-masing.

Jokowi Bukan Anti Islam

Diberitakan sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas sebelumnya menegaskan arahan Jokowi soal buka puasa bersama hanya ditujukan kepada jajarannya bagi pegawai dan pejabat pemerintahan.

Sebagai seorang menteri, ia akan mengukuti arahan presiden tersebut.

“Itu bukan larangan tetapi arahan dari presiden karena melihat kondisi situasi. lah kita sebagai anak buah ya pasti akan mengiktui dong arahan presiden,” kata Menag di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 24 Maret 2023.

Baca juga: Guntur Romli Tuding Anies Baswedan Terbukti Langgar Aturan: Itu Jelas-Jelas Pengerahan Massa Kok

Menag membantah bahwa arahan agar tidak ada buka puasa bersama tersebut akan membuat Jokowi dicap anti-Islam.

Ia mengatakan Jokowi merupakan Presiden yang sangat concern terhadap umat Islam

"Enggak kok buka bersama kok enggak lah presiden sangat concern terhadap Islam. Presiden sangat perhatian dengan umat Islam," kata Yaqut. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved