KKB Papua
Kapolda Papua Sebut KKB Papua Egianus Kogoya Perintahkan Penembakan di Yahukimo untuk Pengalihan
Penembakan yang menewaskan dua warga di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (8/3) malam disebut didalangi Egianus Kogoya.
POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Penembakan yang menewaskan dua warga di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (8/3/2023) malam disebut didalangi Egianus Kogoya.
Penembakan yang menewaskan dua orang warga tersebut menurut pihak kepolisian, dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya yang berasal dari Nduga.
Kapola Papua Irjen Mathius D. Fakhiri menyebut pelaku penembakan diduga adalah Yotam Bugiangge. Yotam merupakan pecatan anggota TNI dan telah bergabung dengan Egianus Kogoya.
"Pelakunya adalah Yotam Bugiangge atas perintah Egianus," ujar Fakhiri dilansir Kompas.com, Jumat (10/3/2023).
Aksi tersebut, terang Fakhiri, dilakukan untuk membantu Egianus Kogoya yang saat ini sedang menyandera Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merthens.
Saat ini, TNI bersama Satgas Damai Cartenz teengah melakukan pencarian terhadap Egianus Kogoya dan sang pilot dengan melakukan penyekatan di banyak titik sehingga membuat pergerakan kelompok tersebut semakin sempit.
"Dilakukan sebagai pengalihan agar Egianus bisa mendapat ruang setelah dia disekat oleh TNI-Polri karena kasus penyanderaan Pilot Susi Air," kata Fakhiri.
Baca juga: KKB Papua Minta Selandia Baru Segera Bertindak, Laporkan Indonesia ke Dewan Keamanan PBB
Diberitakan sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beraksi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (8/3/2023) malam.
Dalam kejadian yang terjadi di Jalan Poros Logpon KM 2 tersebut, dua warga berinisial EP (18) dan VS (24), tewas akibat luka tembak.
"Sekira pukul 19.40 Wit, terdengar suara letusan sebanyak dua kali, selang 5 menit, seorang masyarakat datang melapor ke Polres Yahukimo bahwa ada dua orang tergeletak di Jalan Poros Logpon," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri, di Jayapura, Kamis (9/3/2023). (*)
Berita ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.