Berita Kota Kupang
Peduli Longsor di Lamaknen Selatan Belu, Komunitas Pemuda Rasarai Peduli Kupang Galang Donasi
Komunitas Pemuda Rasarai Peduli melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak bencana longsor di 7 desa di Kecamatan Lamaknen Selatan
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komunitas Pemuda Rasarai Peduli Kupang melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak bencana longsor di 7 desa di Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu yang terjadi Senin 27 Februari 2023 lalu.
Komunitas Pemuda Rasarai Peduli Kupang ini terdiri dari Himpunan Mahasiswa Lamaknen Selatan ( HIMLAS ) Kupang dan para mahasiswa dari Kecamatan Lamaknen dan Lamaknen Selatan yang menimba ilmu di Kupang, Yogyakarta dan Malang.
Data sementara yang didapatkan oleh relawan, sebanyak 109 KK terdampak dari 7 desa di Kecamatan Lamaknen Selatan dengan rincian, Desa Debululik 14 KK, Desa Sisi Fatuberal 11 KK, Desa Lutharato 44 KK, Desa Loonuna 2 KK, Desa Ekin 23 KK, Desa Henes 8 KK dan Desa Lakmaras 19 KK.
Baca juga: Layanan KTP Digital Kota Kupang Mulai Sasar Kecamatan
Jumlah ini diprediksi akan bertambah karena intensitas hujan masih cukup tinggi disertai angin kencang.
Koordinator lapangan, Eduardus Wilfrid Leto mengatakan, selain melakukan penggalangan dana, pihaknya mengharapkan penanganan dan perhatian dari Pemkab Belu karena sampai saat ini akses jalan di beberapa desa putus total dan hal ini sangat berdampak bagi masyarakat umum dan mahasiswa yang sementara merantau mencari ilmu.
"Karena masyarakat mau melakukan aktivitas pun sangat terbatas, kemudian orang tua mau kirim uang untuk anaknya yang kuliah juga tidak bisa," kata Eduardus, Minggu, 05/03/2023.
"Bencana ini juga menyebabkan rusaknya fasilitas umum seperti sekolah serta puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal yang mengakibatkan anak-anak, lansia dan sebagian masyarakat harus mengungsi. Untuk itu penanganan bencana dari pemerintah sangat diharapkan oleh masyarakat dan mahasiswa," tambahnya.
Baca juga: Komisi II DPRD Kota Kupang Akan Panggil Disperindag Urai Masalah Harga Beras
Ketua Umum HIMLAS Kupang sekaligus koordinator relawan, Xaverius Loe, mengatakan, pihaknya berinisiatif melakukan penggalangan dana karena kepedulian terhadap para korban bencana alam yang terjadi di daerah asalnya.
"Kami ingin membantu bapak, mama, dan saudara / saudari kami yang sedang terkena musibah longsor yang mengakibatkan kerusakan terhadap beberapa rumah yang membuat mereka kehilangan tempat tinggal," katanya.
Untuk diketahui, penggalangan dana akan dilakukan hingga pekan depan dengan beberapa titik yang ditentukan.
Di Kota Kupang ada 2 titik yakni lampu merah Alun - Alun Kota Kupang dan lampu merah Bundaran Kirab. (uzu)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.