Wawancara Eksklusif
Wawancara Eksklusif Bupati Indramayu Nina Agustina: Putus Komunikasi Sejak Tahun Lalu
Bupati Indramayu Nina Agustina menceritakan hubungan dengan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim sudah renggang dari tahun 2022.
Jadi setelah itu tidak ada komunikasi lagi?
Yaa tidak ada, tidak ada sama sekali. Jadi saya anggap sesuatu yang , padahal saya sudah tawarkan maunya apa, maunya seperti apa, maunya gimana, saya sudah menawarkan, tapi karena sudah beliaunya tidak mau. Yasudah.
Bu, sebenarnya hambatan komunikasinya itu apa si Bu? Apakah karena punya dua karakter berbeda atau gimana, supaya masyarakat tahu apa sih hambatan komunikasi antara Bupati dan Wakil Bupati?
Seperti awal saya sampaikan kalau saya pribadi tidak ada sesuatu hal masalah, jadi kalau untuk hambatan hambatan komunikasi, oh saya tidak nyaman nih, harusnya yang dikomunikasikan Pak Lucky atau saya. Mbak, kami manggilnya
mas Lucky dan Mbak Nina, mbak misalnya merasa tidak nyaman disampaikan ke kita.
‘Mbak, saya tidak nyaman nih’ soalnya saya pernah mengatakan kepada Mas Lucky, mas kamu maunya apa nih? Tupoksinya apa, kepala dinas mana yang mau kamu pegang.
Tapi Mas Luckynya bilang, ya sudah mbak saya seperti ini saja. Ya sudah. Jadi semuanya sudah di komunikasikan.
Jadi sebenarnya Ibu pernah menanyakan ya, Pak Lucky maunya apa, mau pegang apa, tapi yang bersangkutan memilih apa adanya?
Yaa seperti itu, yaudah mbak kami seperti ini saja lah mbak. Ooh yasudah, jangan sampai ribut lagi nih kareja tidak enak. Dan saya bilang kita ini pasangan terpilih, 2024 harus selesai, kita selesaikan dengan baik.
Bu klo boleh bertanya, orang kepingin tahu hebatnya itu Kabupaten Indramayu itu, apa potensi yang paling unggulan di wilayah Kabupaten Indramayu nih apa Bu?
Ya kemarin ini saya lupa nih, kemarin ini kita mendapat penghargaan penghasil beras, 1,3 juta ton per tahun dan kita mendapat apa tantangan dari Pak Presiden. 'Mampu gak nih di tahun ini 1,5 sampai 1,8 untuk penghasil padi atau beras dan itu kita surplus pada saat pandemi.
Selain itu Bu yang menonjol di Jawa Barat selain padi dan ikan apakah adalagi yang ingin ibu sampaikan bahwa wilayah ini mempunyai kehebatan tertentu Bu?
Ya kita penghasil migas juga loh, Pertamina itu di Indramayu. Ya PLTU kita ada juga di Indramayu juga, seperti itu.
Selain sebagai pejabat publik ibu juga politisi atau kader partai, apakah terkait dengan kasus atau permohonan pengunduran diri pak Luki hakim ini partai juga tanya?
Ada menanyakan juga ya kan karena kan kita ada partai pengusung juga ka. saya kebetulan diusung oleh partai saya dari PDIP dengan partai Gerindra, ada NasDem dan juga Perindo menanyakan juga, tapi kita kembali lagi semua itu kita kembalikan kepada regulasi yang ada. (tribun network/reynas abdila)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.