KKB Papua

KKB Papua - Egianus Kogoya Beri Ultimatum Usai Bakar Susi Air dan Sandera Pilot, Begini Katanya

Egianus Kogoya pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata yang paling ditakuti di Papua memberikan ultimatum usai membakar pesawat Susi Air, Selasa kemarin

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
BAKAR SUSI AIR - KKB Papua membakar pesawat Susi Air setelah armada penerbangan tersebut mendarat mulus di di Paro, Ndugama. Pimpinan KKB Papua, Egianus Kogoya mengakui bahwa saat ini pilot pesawat itu telah disandera. 

POS-KUPANG.COM - Egianus Kogoya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata yang paling ditakuti di Papua, memberikan ultimatum nan mengerikan, usai membakar Pesawat Susi Air, Selasa 7 Februari 2023 pagi.

Egianus Kogoya yang juga Panglima TPNPB ( Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat ) Ndugama itu secara blak-blakan mengungkapkan keberingasannya membakar armada penerbangan tersebut.

Bahkan Juru Bicara OPM ( Organisasi Papua Merdeka ), Sebby Sambom mengakui tindakan nekad KKB Papua yang membakar habis pesawat milik Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.

Bahwa pada Selasa 7 Februari 2023, Egianus Kogoya bersama komplotannya, membakar pesawat Susi Air di Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Egianus Kogoya menyebutkan bahwa aksi pembakaran pesawat tersebut, dilakukannya dengan alasan yang masuk akal. Meski demikan, tak disebutkan alasan pembakaran pesawat itu.

Baca juga: KKB Papua – Hajar Ramadhan Dibacok Orang Tak Dikenal, 4 Jari Tangannya Putus, Pelaku Diduga KKB?

"Kami Kodap III Ndugama-Derakma, sudah membakar satu pesawat Susi Air nomor registrasi PK-BVY di lapangan terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga."

"Pesawat yang dibakar itu dari Mimika terbang ke Distrik Paro pukul 06:26 WIT," kata Sebby Sambom dalam keterangan persnya.

Usai membakar pesawat itu, lanjut dia, pilotnya ditahan dan kini disandera. Penyanderaan pilot itu merupakan kedua kalinya dilakukan oleh kelompok kriminal tersebut.

TERTEMBAK - Seorang warga sipil berinisial S di Distrik Sagupa, Kabupaten Pegunungan Bintang, terkena tembakan di bagian punggung. Korban merupakan pemilik bengkel, sementara pelaku adalah anggota KKB Papua pimpinan Ondius Kogoya.
TERTEMBAK - Seorang warga sipil berinisial S di Distrik Sagupa, Kabupaten Pegunungan Bintang, terkena tembakan di bagian punggung. Korban merupakan pemilik bengkel, sementara pelaku adalah anggota KKB Papua pimpinan Ondius Kogoya. (POS-KUPANG.COM)

Dia menyebutkan, penyanderaan pertama dilakukan Tim Lorenz pada tahun 1996 di Mapenduma. Saat itu penyanderdaan itu dilakukan beberapa jenderal KKB Papua.

Para jenderal KKB yang menyandera armada penerbangan tersebut, yakni Kely Kwalyk, Daniel Yudas Kogeya, Silas Elmin Kogoya dan kawan-kawan. Ini sesuai fakta sejarah KKB Papua.

Fakta lainnya menyebutkan, bahwa usai membakar habis pesawat Susi Air, Egianus Kogoya kembali mengeluarkan pernyataan sikap yang nuansanya mengerikan.

Ada pun pernyataan sikap Egianus Kogoya, sebagai berikut.

1. Semua penerbangan jalur masuk ke Kabupaten Nduga mulai sekarang stop.

2. Roda pemerintahan Kabupaten Nduga sebelum alm YG berbeda dengan PJ sekarang, dalam hal ini setelah PJ Bupati dilantik banyak penangkapan masyarakat sipil, pengungsi, pemerkosaan terhadap mama di kebun.

3. Pilot kami sandera dan kami sedang bawa keluar. Untuk itu anggota TNI dan Polri tidak boleh tembak atau interogasi masyarakat sipil Nduga sembarangan. Karena yang melakukan adalah kami TPNPB OPM Kodap III Ndugama-Derakma dibawah Pimpinan Panglima Egianus Kogoya.

4. TPNPB 36 KODAP se-Tanah Papua segera bergerak

Baca juga: KKB Papua Sandera Pilot, Bakar Pesawat Susi Air, Nasib 5 Penumpang Belum Diketahui

5. Kami TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma tidak akan pernah kasih kembali atau kasih lepas pilot yang kami sandera ini.

6. Sesuai sikap kami, TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma, segala jenis pembangunan di Tanah Ndugama kami sudah tolak resmi. Apabila ada pembangunan di Ndugama apa lagi di distrik-distrik yang pengungsian, maka kami akan sapu bersih, dengan itu kami TPNPB lakukan sesuai sikap keputusan secara militer TPNPB;

7. Dan selama ini hampir 1 tahun kami TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma sudah istrahat sekalian dalam duka nasional.

KKB Ancam Pekerja Puskesmas

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, pembakaran pesawat Susi Air terjadi setelah KKB Papua mengancam pekerja puskesmas di lokasi tersebut.

"Ada pengancaman terhadap pekerja puskesmas. Kita berusaha untuk evakuasi. Aksi pembakaran pesawat itu sedang diselidiki," katanya.

Dia menyebutkan, "Ya ada gangguan sedikit dari kelompok bersenjata. Kita sudah berusaha tangani, nanti kita akan ke sana untuk bagaimana masyarakat di sana," ucapnya.

Untuk diketahui, pesawat milik maskapai Susi Air dibakar di Landasan Terbang Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa 7 Februari 2023 pagi.

Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti mengatakan pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY tersebut mengangkut 6 penumpang dan 1 pilot.

Pesawat Susi Air tersebut lepas landas dari Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada pukul 05.33 WIT. Susi menyebut, pesawat mendarat dengan selamat di Landasan Terbang Paro pada 06.17 WIT.

"Pesawat mendarat dengan selamat di Paro pada pukul 06.17 WIT," ujar Susi Pudjiastuti.

Manajemen Susi Air mendapat informasi bahwa pesawat tersebut masih berada di Paro pada pukul 07.28 WIT. Lalu tak lama kemudian, terdapat pergerakan dari pilot yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

"Pada pukul 08.05 WIT, diinformasikan melalui GPS, portable milik pilot bergerak ke arah selatan," kata Susi.

Informasi mengenai terbakarnya pesawat Susi Air di Paro didapat dari pilot Susi Air lain yang baru saja terbang dari Distrik Dekai ke Bandara Moses Kilangin.

"09.57 WIT, penerbangan PK-BVC melaporkan bahwa pesawat PK-BVY terbakar di landasan dan tidak ada orang di sekitarnya termasuk pilot," ungkap Susi.

Komandan Korem 172/PWY Brigjen Juinta Omboh Sembiring membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku pembakaran pesawat sebagai Kelompok Separatis Teroris (KST) di bawah komando Egianus Kogoya.

“Benar pesawat susi air sudah dibakar. Pelaku pembakaran diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris pimpinan Egianus Kogoya,” kata Sembiring, lewat pesan singkatnya.

Hanya saja, Danrem belum mengetahui kondisi pilot dari pesawat Susi Air tersebut.

Baca juga: KKB Papua - Egianus Kogoya Beri Ultimatum Usai Bakar Susi Air dan Sandera Pilot, Begini Katanya

“Untuk kondisi Pilot dan Co Pilot kami belum bisa memastikan. Namun kita doakan semoga mereka selamat,” singkatnya.

Sementara itu, Polda Papua belum bisa memastikan apakah pesawat tersebut terbakar akibat kecelakaan atau dibakar oleh oknum tertentu.

"Benar ada pesawat terbakar. Kita belum bisa pastikan penyebabnya," ujar Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Berikut nama pilot dan penumpang pesawat Susi Air:
1. Philips (Pilot)
2. Demanus Gwijangge
3. Minda Gwijangge
4. Pelenus Gwijangge
5. Meita Gwijangge
6. Wetina W (bayi)

(*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved