KKB Papua
KKB Papua - Egianus Kogoya Beri Ultimatum Usai Bakar Susi Air dan Sandera Pilot, Begini Katanya
Egianus Kogoya pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata yang paling ditakuti di Papua memberikan ultimatum usai membakar pesawat Susi Air, Selasa kemarin
4. TPNPB 36 KODAP se-Tanah Papua segera bergerak
Baca juga: KKB Papua Sandera Pilot, Bakar Pesawat Susi Air, Nasib 5 Penumpang Belum Diketahui
5. Kami TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma tidak akan pernah kasih kembali atau kasih lepas pilot yang kami sandera ini.
6. Sesuai sikap kami, TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma, segala jenis pembangunan di Tanah Ndugama kami sudah tolak resmi. Apabila ada pembangunan di Ndugama apa lagi di distrik-distrik yang pengungsian, maka kami akan sapu bersih, dengan itu kami TPNPB lakukan sesuai sikap keputusan secara militer TPNPB;
7. Dan selama ini hampir 1 tahun kami TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma sudah istrahat sekalian dalam duka nasional.
KKB Ancam Pekerja Puskesmas
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, pembakaran pesawat Susi Air terjadi setelah KKB Papua mengancam pekerja puskesmas di lokasi tersebut.
"Ada pengancaman terhadap pekerja puskesmas. Kita berusaha untuk evakuasi. Aksi pembakaran pesawat itu sedang diselidiki," katanya.
Dia menyebutkan, "Ya ada gangguan sedikit dari kelompok bersenjata. Kita sudah berusaha tangani, nanti kita akan ke sana untuk bagaimana masyarakat di sana," ucapnya.
Untuk diketahui, pesawat milik maskapai Susi Air dibakar di Landasan Terbang Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa 7 Februari 2023 pagi.
Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti mengatakan pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY tersebut mengangkut 6 penumpang dan 1 pilot.
Pesawat Susi Air tersebut lepas landas dari Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada pukul 05.33 WIT. Susi menyebut, pesawat mendarat dengan selamat di Landasan Terbang Paro pada 06.17 WIT.
"Pesawat mendarat dengan selamat di Paro pada pukul 06.17 WIT," ujar Susi Pudjiastuti.
Manajemen Susi Air mendapat informasi bahwa pesawat tersebut masih berada di Paro pada pukul 07.28 WIT. Lalu tak lama kemudian, terdapat pergerakan dari pilot yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
"Pada pukul 08.05 WIT, diinformasikan melalui GPS, portable milik pilot bergerak ke arah selatan," kata Susi.
Informasi mengenai terbakarnya pesawat Susi Air di Paro didapat dari pilot Susi Air lain yang baru saja terbang dari Distrik Dekai ke Bandara Moses Kilangin.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.