Berita Timor Tengah Utara
Alami Laka Tunggal, Operator Kendaraan Khusus Mitshubishi Gleder di TTU Tewas
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sabuk Merah, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sabuk Merah, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kecelakaan tunggal yang terjadi pada, 28 Januari 2023 sekira pukul 09.00 Wita ini menewaskan seorang operator kendaraan khusus jenis Mitshubishi Gleder bernama, Noh Tune (30).
Menurut Kasat Lantas Polres TTU, Iptu Rahmat Agus Ibrahim saat dikonfirmasi Minggu, 29 Januari 2023 mengatakan, kronologi kejadian bermula ketika pada, sabtu 28 Januari 2023 sekira pukul 09.00 Wita, korban mengendarai kendaraan khusus jenis Mitshubishi Gleder datang dari basecamp di Desa Napan hendak menuju ke tempat proyek di Desa Sono.
Baca juga: Laka Lantas di TTU, Diduga Mabuk Saat Berkendara di Jalan Korban Meku Tewas di TKP
Ketika tiba di TKP dengan kontur jalan menanjak tajam (menuju tempat proyek di Desa Sono), kendaraan khusus Jenis Mitshubishi Gleder yang dikendarai korban tidak mampu melewati tanjakan tersebut.
Hal ini menyebabkan kendaraan yang dikendarai korban perlahan mundur dan tidak terkendali. Korban yang saat itu sedang panik dan berusaha melompat keluar, kemudian ditindih oleh kendaraan Mitsubishi Gredel yang pada momentum yang sama terbalik di tanjakan itu.
Kendaraan naas ini menindih korban tepat di bagian kepala. Hal ini menyebabkan korban mengalami luka di sekujur tubuh dan bagi kepala pecah.
Baca juga: Kecelakaan Truk Tronton di Timor Tengah Utara, Satu Meninggal Dunia, Seorang Masih Dirawat
Iptu Rahmat Agus menuturkan bahwa, akibat kecelakaan tunggal tersebut, korban Noh Tune tewas seketika di TKP.
Ia menambahkan, sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya kemudian bergegas ke TKP. Ketika tiba di TKP, korban sudah dievakuasi menggunakan alat berat.
Pasca mengevakuasi tubuh korban, pihaknya mengantarkan jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk dilakukan visum.
Dikatakan Iptu Rahmat Agus bahwa, tindakan kepolisian yang dilakukan yakni, mencatat identitas saksi dan korban, serta mengamankan barang bukti. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.