Berita NTT

DPRD NTT Minta Pemerintah Tambah Tenaga Kesehatan Di RSJ Naimata

Menurut Christian Widodo, DPRD juga akan mensupport dengan anggaran yang cukup agar pelayanan kesehatan yang ada mendapat jasa medis yang baik.

Editor: Oby Lewanmeru
POS- KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Cristian Widodo meminta Pemerintah Provinsi untuk menambah tenaga kesehatan di UPT Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata-Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur ( NTT ), dr. Christian Widodo meminta Pemerintah Provinsi untuk menambah tenaga kesehatan di UPT Rumah Sakit Jiwa ( RSJ ) Naimata Kupang.

"Tenaga kesehatan di RSJ Naimata tentunya harus ditambah sesuai jumlah pasien. Tentunya ini akan berdampak pada penyediaan anggaran," ujarnya Senin 23 Januari 2023.

Menurut Christian Widodo, DPRD juga akan mensupport dengan anggaran yang cukup agar pelayanan kesehatan yang ada mendapat jasa medis yang baik.

Menurut Ketua DPW PSI NTT tersebut, terkait pelayanan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), setelah keluar dari rumah sakit juga harus punya rumah singgah.

Baca juga: Linus Senda Optimis Bangun Rumah Singgah Bagi ODGJ di Kota Kupang

"Setelah mereka selesai dirawat di RSJ, harus disiapkan juga rumah singgah dan harus dipastikan akan betul-betul sudah sembuh atau tidak. Mereka juga harus diberikan skill yang cukup sebelum dikembalikan kepada masyarakat," katanya.

Dikatakan, terkadang stigma itu masih melekat pada mereka yang mengalami gangguan jiwa tersebut.

"Kadang mereka tidak langsung diterima ditengah masyarakat, lalu mereka kemudian menjadi stress kembali. Itu yang perlu kita jaga," ujarnya.

Sebelumnya, dr. Aletha D. Pian. MPH, Direktur UPTD RSJ Naimata, mengatakan bahwa RSJ Naimata Kupang hanya memiliki 3 (tiga) dokter spesialis dan 8 dokter umum.

"Kita hanya 3 dokter spesialis, 2 spesialis jiwa, 1 spesialis klinik atau laboratorium. Ini masih kurang. Sementara untuk dokter umum ada 8 orang dan dibantu oleh Perawat, Bidan dan tenaga medis lainnya," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, tenaga kesehatan yang ada di RSJ Naimata kebanyakan masih tenaga kontrak, PNS ada beberapa orang dan juga untuk tenaga Psikolog Klinis belum ada.

"Untuk perawat laki-laki kita juga kurang. Karena, memang tahun kemarin lumayan banyak yang lolos ke RSU Pusat. Kita akan bikin permintaan lagi untuk bisa diakomodir," ungkapnya. (cr23)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved