Sabtu, 18 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 22 Januari 2023, Saling Mengasihi dan Berbagi

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Saling Mengasihi dan Berbagi.

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RP. Markus Tulu SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk Minggu 22 Januari 2023 dengan judul Saling Mengasihi dan Berbagi. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Saling Mengasihi dan Berbagi.

RP. Markus Tulu menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama dari Kitab Yesaya 8: 23b-9:3; bacaan kedua 1 Korintus 1: 10-13.17; dan bacaan Injil Matius 4:12-23.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Minggu 22 Januari 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Selamat Hari Minggu Biasa III bagi kita semua. Santo Gregorius dari Nazianze dalam permenungan pribadinya mengatakan, "Tidaklah kecil bagi Tuhan, jika kita telah memberikan apa yang kita bisa."

Permenungan ini hendak menegaskan kepada kita kaum beriman untuk memahami secara benar bahwa yang diutamakan dalam kita memberikan bukanlah soal besar dan kecil atau banyak dan sedikitnya. Tapi soal kerelaan dan kemurnian hati.

Hati yang ikhlaslah yang melukiskan betapa kita telah memberi banyak. Karena di balik pemberian dengan hati yang ikhlas itu terkandung korban.

Kita tentu mengetahui bahwa betapa banyak orang yang memberikan kepada sesama dengan motivasi tidak murni.

Ada yang memberi supaya mereka dipuji, ada juga memberi dengan motivasi politik seperti supaya dia didukung, misalnya.

Tindakan pemberian seperti ini bisa diibaratkan bagaikan bangsa yang berjalan dalam kegelapan yang semakin lama hati mereka semakin saja tersesat.

Tapi jika ada orang yang memberi kepada orang lain dengan hati yang murni dan dengan korban yang suci dan mulia, itulah yang dimaksudkan Tuhan dalam permenungan Santo Gregorius yakni, "Tidaklah kecil bagi Tuhan jika kita telah memberikan apa yang kita bisa."

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 21 Januari 2023, Jadi Berkat bagi Sesama

Dan pemberian yang seperti ini diibaratkan "Terang telah bersinar atas mereka yang diam di negeri kekelaman." Terang itulah Terang yang kekal yang menuntun umat-Nya kepada kebenaran dan keselamatan.

Inilah petunjuk hidup benar yang mengasihi sesama dengan bertolak dari sikap hati yang murni.

Karena itu sebagai kaum beriman hendaknya kita hidup "Seia sekata, dan jangan ada perpecahan di antara kita. Sebaliknya sebagai kaum beriman kita hendaknya erat bersatu dan sehati sepikir."

Janganlah kita membeda-bedakan dan jangan ada yang berusaha merasa ada yang lebih tinggi dan ada yang lebih rendah. Cukuplah berpikir kita semua adalah umat Tuhan dan hidup dengan berlomba-lomba menabur kebaikan dengan hati murni. Sebab itulah berkat Tuhan bagi kita.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 22 Januari 2023, Telah Terbit Terang Besar

Di sinilah pesan hidup bagi kita kaum beriman. Bahwa kita mesti hidup saling mengasihi dan saling berbagi.

Tapi jika selama ini belumlah demikian sikap hidup kita, maka sekaranglah waktunya untuk kita bertobat. Karena Kerajaan Allah sudah dekat.

Sekaranglah waktunya Yesus memanggil kita untuk mengikuti Dia.

Mari kita meninggalkan jala hati kita yang gelap yang ditandai dosa dan mengenakan jala hati Yesus untuk menangkap semua sesama kita masuk dalam kebersamaan yang menyelamatkan.

Kebersamaan yang disinari terang hati Yesus yang terus menuntun kita kepada keselamatan. 

Teks Lengkap Bacaan Minggu 22 Januari 2023

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Minggu 22 Januari 2023.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Minggu 22 Januari 2023. (Tokopedia)

Bacaan Pertama Yesaya 8:23b-9:3

"Di wilayah bangsa-bangsa lain orang telah melihat terang yang besar."

Bacaan dari Kitab Yesaya:

Kalau dahulu Tuhan merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Tuhan akan memuliakan jalan ke laut itu, yakni daerah seberang Sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain.

Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; terang telah bersinar atas mereka yang diam di negeri kekelaman. Engkau, ya Tuhan, telah banyak menimbulkan sorak-sorai dan sukacita yang besar.

Mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti orang bersukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorai di waktu membagi-bagi jarahan.

Sebab kuk yang menekan bangsa itu dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 27:1,4,13-14

Refr. Tuhan, Dikaulah penyelamatku.

1. Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapa aku harus takut. Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar.

2. Satu hal telah ku minta kepada Tuhan, satu inilah yang ku-ingini; diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan, dan menikmati bait-Nya.

3. Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!

Bacaan Kedua: 1 Korintus 1:10-13,17

"Semoga kamu seia sekata, dan jangan ada perpecahan di antara kamu."

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara, aku menasihati kamu demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata, dan jangan ada perpecahan di antara kamu. Sebaliknya, hendaklah kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

Sebab, Saudara-saudaraku, aku telah diberitahu oleh orang-orang dari keluarga Kloe bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau: Aku dari golongan Apolos.

Atau: Aku dari golongan Kefas. Atau: Aku dari golongan Kristus. Apakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan demi kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?

Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, melainkan untuk memberitakan Injil. Dan itu pun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur Kepada Allah.

Bait Pengantar Injil: Matius 4:23;2/4

Refr. Alleluya, alleluya.

Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Bacaan Injil: Matius 4:12-23

"Yesus diam di Kapernaum supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya."

Inilah Injil suci menurut Matius:

Ketika mendengar bahwa Yohanes Pembaptis telah ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali.

Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang Sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain; bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut telah terbit Terang.

Sejak waktu itu Yesus memberitakan, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat.” Ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas saudaranya.

Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia. Mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus.

Setelah pergi dari sana, Yesus melihat pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya; bersama ayah mereka, Zebedeus, mereka sedang membereskan jala di dalam perahu.

Yesus memanggil mereka, dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Yesus. Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved