Selasa, 14 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Sabtu 21 Januari 2023, Ia Tidak Waras Lagi

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Ia Tidak Waras Lagi.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Sabtu 21 Januari 2023 dengan judul Ia Tidak Waras Lagi. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Ia Tidak Waras Lagi.

Bruder Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama dari Surat kepada Orang Ibrani 9: 2-3.11-14, dan bacaan Injil Markus 3: 20-21; Peringatan Santa Agnes.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Sabtu 21 Januari 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Ibu Bapak, saudari/a terkasih dalam Kristus.

Hari ini gereja merayakan peringatan wajib Santa Agnes, perawan dan martir. Dia meninggal pada usia masih muda sekitar umur 12 atau 13 tahun sebagai seorang gadis cantik.

Dia terkenal sangat cantik dan simpatik. Tidaklah mengherankan bila banyak pemuda yang jatuh hati padanya dan bertekad mengawininya.

Tetapi apa yang dialami pemuda-pemuda itu? Mereka menyesal, kecewa bahkan marah karena lamaran mereka ditolak.

Agnes, gadis rupawan itu berkaul tidak mau menikah karena ia telah berjanji untuk tetap perawan dan setia kepada Kristus yang mencintainya.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 20 Januari 2023, Menjadi Kaum Pilihan

Seperti Yesus Kristus Sang Imam Agung itu mempersembahkan diriNya sendiri seperti domba sebagai tebusan bagi umat manusia, St. Agnes juga mempersembahkan diri dan kemurniannya kepada Kristus yang telah mencintainya.

Tekanan ini diangkat dalam Surat kepada orang Ibrani. Sedangkan dalam Injil, St. Markus memberikan catatan khusus kisah Yesus yang dianggap tidak waras lagi dan mau diambil oleh keluarganya.

Mereka menganggap Yesus sudah tidak waras lagi karena telah melakukan hal-hal Ajaib dan banyak orang datang kepadaNya sampai makan pun mereka tidak sempat.

Begitulah nasib seorang pewarta kebenaran. Ada banyak hal baik yang sudah dikerjakan tapi kadang orang masih saja membangun opini yang keliru. Itu konsekuensi dari sebuah tugas perutusan kita.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 21 Januari 2023, Jadi Berkat bagi Sesama

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Kisah tentang Yesus yang dianggap sudah tidak waras lagi oleh keluargaNya sendiri dan juga banyak opini atau isu miring tentang Yesus sudah menjadi barang biasa dialami oleh Yesus dalam perutusannya.

Kita beri contoh, Yesus dianggap seperti orang berdosa, peminum, pelahap, dan masih begitu banyak gossip-gossipan yang bermunculan karena tugas pertusanNya ini tidak seperti biasanya yang dijalankan oleh para nabi atau guru-guru spiritual atau guru-guru agama seperti ahli taurat dan orang-orang Farisi.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved