Berita Sumba Timur
Warga Tarimbang Terima Bantuan dari BPBD Sumba Timur
Warga Desa Tarimbang, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur menerima bantuan dari BPBD setempat
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM Ferdinand Edo Putra Naga
POS-KUPANG.COM,WAINGAPU - Warga Desa Tarimbang, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur menerima bantuan dari BPBD setempat.
Penyerahan bantuan ini dilakukan pada Senin 9 Januari 2023.
Tim BPBD Sumba Timur menyerahkan bantuan berupa beras sebanyak 200 kg, matras tidur dan juga selimut.
Desa Tarimbang adalah desa yang terkena bencana banjir juga angin kencang, keadaan geografis Desa Tarimbang yang terletak di pesisir pantai membuat desa tersebut rawan akan bencana alam.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumba Timur Bertambah 28 Kasus, Terbanyak di Tabundung Akibat Acara Keluarga
Untuk menuju desa tersebut diperlukan waktu seharian dengan jarak sekitar 100 km lebih. Kondisi jalan yang cukup memprihatinkan.
Kepala Desa Tarimbang, Tobing. K. Winding mengatakan, pertama kali mereka mendapat informasi dari BMKG itu pada tanggal 31 Desember 2022.
"Peringatan dini dari BMKG bawah ada intensitas angin kencang, hujan lebat dan juga gelombang tinggi. Karena kami di pesisir pantai, saya berikan imbauan kepada masyarakat saya ,ketika hujan angin hujan dan gelombang besar harus mengungsi," kata Tobing.
Dijelaskan, Desa Tarimbang adalah daerah pantai selatan sehingga pada tanggal 2 Januari 2023 mulai mengalami cuaca ekstrem, yakni hujan disertai angin kecang.
"Jadi masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang tinggi. Ada 33 kepala keluarga dan 114 jiwa yang mengungsi," katanya.
Dikatakan, dampak hujan angin itu antara lain ada rumah warga yang roboh, tanaman atau pohon juga yang roboh.
Menurutnya masyarakat yang mengungsi ini adalah masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dan sebagai masyarakat sudah ada yang Kembali kerumah masing-masing.
Tobing berterima kasih kepada BPBD Sumba Timur karena telah menyalurkan bantuna kepada masyarakat setempat.
Baca juga: TRIBUN WIKI: Gulungan Ombak Menawan di Pantai Tarimbang Sumba Timur
"Adanya bantuan dari pemerintah lewat BPBD, masyarakat merasa bebannya sedikit berkurang, apa lagi dimusim musim paceklik ini," katanya.
Dia juga berharap masyarakat tetap berhati-hati dalam menghadapi cuaca yang ekstrem saat ini.
"Namanya bencana alam kan kita manusia tidak bisa menghentikan semua tergantung sang pencipta," ujar Tobing.
"Harapan saya masyarakat bisa kembali beraktivitas dikebun, disawah, dilaut karena sebagian besar masyarakat saya ini pekerjaannya adalah nelayan," harap Tobing. (cr21)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Beberapa Galur F8 Kacang Hijau Hitam Undana Tembus 2 Ton per Hektar di Dataran Menengah TTS |
![]() |
---|
Estimasi Angsuran Pinjaman Non KUR BRI 2025 Plafon Rp5 Juta, Rp10 Juta dan Rp100 Juta dan Syaratnya |
![]() |
---|
Dionisius Adventus Klau Raih Juara 3 Duta Genre NTT 2025 |
![]() |
---|
Kepala BNPB RI Resmikan Sumur Bor di Desa Kiuola Timor Tengah Utara NTT |
![]() |
---|
Dionisius dan Verginia Terpilih Jadi Duta Genre Malaka 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.