Demokrat Terguncang
Adi Prayitno Soroti Pakde Karwo Kembali ke Partai Golkar: Itu Kerugian Besar Bagi Demokrat
Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, menyoroti langkah Pakde Karwo yang secara mengejutkan kembali ke Partai Golkar.
POS-KUPANG.COM - Adi Prayitno, Direktur Eksekutif PPI ( Parameter Politik Indonesia ), menyoroti langkah Pakde Karwo yang secara mengejutkan kembali ke Golkar, partai yang dulu membesarkannya.
Mantan Gubernur Jawa Timur pindah lagi ke Partai Golkar, setelah sebelumnya ia total berjuang untuk membesarkan Partai Demokrat. Kondisi ini tentunya bisa membuat Demokrat terguncang
Langkah pria yang bernama asli Soekarwo itu pun kini mencuri perhatian Adi Prayitno, hingga ia pun menyebutkan bahwa kembalinya Pakde Karwo akan berdampak terhadap nasib Demokrat di Jawa Timur.
Dikatakannya, kepindahan Soekarwo itu, pasti akan membawa dampak yang signifikan terhadap peta politik di Jawa Timur.
Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Jumpa Ribuan Kader dan Simpatisan Partai Demokrat di NTT
Setidaknya, elektabilitas Demokrat bisa tergerus dan pada saat yang sama, Partai Golkar akan menuai dari apa yang ditanam Pakde Karwo selama ini.
Di jawa Timur, lanjut Adi Prayitno, Pakde Karwo memiliki ketokohan yang kuat di Jawa Timur. Figurnya sangat populer di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, kata dia, jikalau Pakde Karwo kini pindah ke Demokrat, maka hal tersebut akan mengubah peta politik di Jawa Timur.

"Pak De Karwo tokoh yang kuat dan mengakar di Jatim, punya penetrasi kuat ke akar rumput," kata Adi Prayitno saat dihubungi, Kamis 5 Januari 2023.
Kalau sekarang ini Pakde Karwo telah benar-benar pindah, maka hal tersebut merupakan kerugian besar bagi Partai Demokrat.
Pasalnya, Pakde Karwo bisa membawa gerbong besarnya ke Golkar. Kalau gerbong besar sudah pindah ke Partai Golkar, maka yang tertinggal di Demokrat mungkin tak seberapa jumlahnya.
"Itu artinya Partai Demokrat perlu gerak cepat untuk menutupi celah yang ditinggalkan Pakde Karwo, khususnya di Jawa Timur," tandas Adi.
Adi Prayitno juga menyebutkan bahwa fenomena tokoh pindah partai, akan terjadi kembali menjelang Pemilu 2024 mendatang.
"Ke depan, pasti akan ada lagi tokoh-tokoh penting yang akan pindah partai. Ini semacam fenomena yang terjadi setiap jelang pemilu 5 tahunan," ungkap Adi.
Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Kutuk Aksi Pengeboman Polsek Astana Anyar di Bandung
Hal senada disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam.
Dia mengatakan, masuknya Pakde Karwo ke Golkar, akan berpengaruh besar terhadap perubahan peta kekuatan partai politik di Jawa Timur (Jatim).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.