Pelajar Manggarai Barat Retret Pembaruan Iman Katolik di Paroki Lando
Para pelajar tingkat SMP-SMA di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengikuti Retret pembaruan iman Katolik.
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO, - Para pelajar tingkat SMP-SMA di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengikuti Retret pembaruan iman Katolik.
Retret yang diselenggarakan oleh Badan Pelayanan Nasional Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia atau BPN-PKK ini, terlaksana berkat kerja sama antara Keuskupan Ruteng dan para Pastor Paroki di gereja yang tersebar di wilayah Labuan Bajo dan Paroki Lando yang berlokasi di Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.
Fasilitator Retret merupakan Pengurus dari Badan Pelayanan Nasional Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia bersama para Pembicara, yang berasal dari Keuskupan Jakarta, Bogor, Purwokerto, Semarang, Surabaya, Malang dan Denpasar serta didukung oleh Persekutuan Doa St. Ignasius, sebuah Persekutuan anak muda Katolik (OMK) Kota Labuan Bajo serta Komunitas Tritunggal Mahakudus Kota Labuan Bajo.
Retret bertemakan Hidup Baru dalam Roh Kudus berlangsung dalam 2 gelombang, sejak 9-10 Desember 2022 untuk gelombang ke-1 dan gelombang ke-2 di tanggal 13-14 Desember 2022.
Salah satu yang unik dan spesial dari Retret di Paroki Lando itu, yakni pembicaranya adalah satu keluarga, yaitu Tri Vendy Leo bersama istrinya, Devi Kurnianawati dan anak mereka, Michael Aldrich yang baru berusia 15 tahun. Pembicara lainnya yakni Romo Sony.
Tri Vendy Leo menyampaikan sesi tentang Penyelamatan oleh Yesus Kristus, Menerima Karunia Roh Kudus dan Pencurahan Roh Kudus. Devi Kurnianawati menyampaikan sesi tentang Hidup Baru, Pertumbuhan dan Diubah menjadi Semakin Serupa dengan Kristus. Serta Michael Aldrich yang berbicara tentang Cinta Kasih Allah.
Ditemui di Labuan Bajo, Tri Vendy menjelaskan, Retret ini terlaksana atas keprihatinan terhadap orang muda Katolik (OMK) yang dinilai kurang pendampingan ditengah hidup yang penuh tantangan.
Serta godaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi ini, yang mengakibatkan orang muda Katolik tidak mudah untuk bertumbuh.
Retret ini terselenggara berkat prakarsa dari Budi Sutedjo selaku Koordinator Umum BPN-PKK Indonesia, bersama Pengurus Inti BPN seperti Ari Mardawa Kencana, Ferry Lubis, yang didukung sepenuhnya oleh Romo Beny Jaya, Romo Sonny dan Romo Hermen.
"Beliau-beliau inilah yang berperan besar mendesain kegiatan tersebut hingga terlaksana dengan baik. Mulai dari membuat konsep acara, susunan acara, dan mendatangkan para pembicara muda dari berbagai Keuskupan di Indonesia," kata Tri Vendy dari BPK Keuskupan Agung Semarang, Rabu (28/12).
Tujuan dari retret yakni mengajak para siswa untuk merenungkan tentang Allah yang penuh kasih dari awal penciptaan sampai selamanya, yang mencintai manusia dan mengajak peserta untuk mengalami anugerah Cinta Alllah itu dalam hidup pribadi mereka.
"Selain itu, para pelajar diharapkan untuk menerima karunia-karunia Allah dalam hidup dan menghidupkannya dalam keseharian mereka," kata Tri Vendy.
Para pelajar berkesempatan membangun relasi yang lebih intens dengan Kristus dalam Sakramen Ekaristi dan juga Adorasi Sakramen Maha Kudus.
Kemudian, para pelajar diarahkan untuk membangun hidup baru dalam Roh Kudus, yaitu melalui doa dan penerimaan sakramen, baca kitab suci dan hidup dalam komunitas serta pelayanan dan kesaksian hidup yang baik.
Tri Vendy berharap kedepannya, kegiatan retret seperti ini akan terus berlangsung dan ditindak-lanjuti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/RETRET-PAROKI-LANDO-MANGGARAI-BARAT.jpg)