Berita Belu

Bupati Belu Agustinus Taolin Kukuhkan 60 Porter di PLBN Motaain

Bupati Belu mengatakan, porter PLBN Motaain merupakan satu organisasi kecil “Tula Rai” di wilayah Perbatasan RI-RDTL yang telah disahkan.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: maria anitoda
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
PAKAI ROMPI---Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati, Aloysius Haleserens mengenakan rompi kepada porter di PLBN Motaain, Kamis 22 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA- Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, FINASIM mengesahkan sekaligus mengukuhkan 60 Porter di PLBN Motaain

Pengesahan dan pengukuhan anggota porter ditandai dengan pemakaian rompi porter dan penyematan kartu tanda pengenal oleh Bupati Belu, Wakil Bupati Belu, Administrator PLBN Motaain, Kepala Desa Silawan, Dankipur Satgas Pamtas RI-RDTL Pos Motaain. Acara pengukuhan dilaksanakan di PLBN Motaain, Kamis 22 Desember 2022.  

Dalam acara tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 60 porter dan Penyerahan Pas Lintas Batas oleh Perwakilan Imigrasi dan Bea Cukai Atambua.

Bupati Belu mengatakan, porter PLBN Motaain merupakan satu organisasi kecil “Tula Rai” di wilayah Perbatasan RI-RDTL yang telah disahkan dan memiliki tanda pengenal dan rompi serta lambang bendera merah putih.

Baca juga: Polres Belu Imbau Pemilik Toko dan Bengkel Tidak Melayani Pemasangan Knalpot Racing

Tanda pengenal tersebut merupakan identitas yang harus dijaga dalam melaksanakan tugas.  

"Tadi kita sematkan rompi dan ID Card di dada, terus ada bendera Merah Putih, yang artinya seluruh tugas dan usaha kita adalah untuk merah putih, terutama kita yang berada di garis depan pintu batas Indonesia-Timor Leste," ucap Bupati.

Bupati Belu mengingatkan, pelayanan adalah kunci utama seorang porter, mengingat suatu negara atau daerah yang menjadi tujuan wisata atau perlintasan, mulai dari tata kelola, dan keamanan pelintas menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

"Pemerintah terus berbenah dan menaruh perhatian lebih untuk hal ini agar seluruh tatanan tata kelola termasuk di PLBN menjadi lebih baik. Jika pelayanan kita baik maka orang yang pernah datang atau melintas cenderung untuk datang kembali. Budaya kita hakneter, haktaek artinya menghargai harus dikedepankan dalam pelayanan," pinta Bupati.

Baca juga: Bertemu Uskup Atambua, Bupati Belu Minta Dukungan Gereja Wujudkan Visi Misi

Bupati Belu juga menyampaikan terima kasih kepada Administrator PLBN dan Kepala Desa Silawan serta seluruh unsur terkait yang sudah memberikan perhatian lebih, terutama pelayanan kepada para pelintas batas negara. 

Bupati mengharapkan agar unsur CIQS selalu memperhatikan kinerja porter dan lakukan pertemuan berkala serta evaluasi secara terus menerus untuk meningkatkan pelayanan. 

"Kalau kurang diperbaiki, kalau lebih dipertahankan karena kita bekerja di sektor jasa. Saya juga mengharapkan agar ke depan para porter bisa menghasilkan atau berproduksi sesuatu yang bisa menambah penghasilan seperti membuat koperasi atau lainnya untuk meningkatkan penghasilan," tutup Bupati. (jen). 

BACA BERITA TERBARU POS-KUPANG.COM DI GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved