Realisasi Penyaluran Bansos Pengalihan Subsidi BBM di NTT Capai Rp 182,69 Miliar
Realisasi Penyaluran bantuan sosial (Bansos) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai Rp 182,69 miliar sampai dengan 14 Oktober 2022.
12. Kabupaten Ngada sebanyak 17.430 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 5.229.000.000
13. Kabupaten Manggarai sebanyak 20.489 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 6.146.700.000
14. Kabupaten Rote Ndao sebanyak 14.932 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 4.479.600.000
15. Kabupaten Manggarai sebanyak 34.849 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 10.454.700.000
16. Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 11.228 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 3.368.400.000
17. Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 8.511 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 2.553.300.000
18. Kabupaten Nagekeo sebanyak 48.681 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 14.604.300.000
19. Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 31.363 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 9.408.900.000
20. Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 11.805 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 3.541.500.000
21. Kabupaten Malaka sebanyak 16.124 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 4.837.200.000, dan
22. Kota Kupang sebanyak 17.019 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 5.105.700.000
Sementara Bantuan Subsidi Upah (BSU) mencapai Rp 25,29 Miliar dengan 42.158 Pekerja.
Sehingga total realisasi bansos pengalihan subsidi BBM sampai dengan 14 Oktober 2022 sebesar Rp 182,69 miliar.(dhe)