Realisasi Penyaluran Bansos Pengalihan Subsidi BBM di NTT Capai Rp 182,69 Miliar

Realisasi Penyaluran bantuan sosial (Bansos) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai Rp 182,69 miliar sampai dengan 14 Oktober 2022.

Editor: Hasyim Ashari
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
REALISASI - Ralisasi Penyaluran Bansos Pengalihan Subsidi BBM Capai Rp 182,69 Miliar sampai dengan 14 Oktober 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Realisasi Penyaluran bantuan sosial (Bansos) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai Rp 182,69 miliar sampai dengan 14 Oktober 2022.

"Untuk realisasi penyaluran Bansos pengalihan subsidi BBM sampai dengan 14 Oktober 2022 mencapai Rp 157.404.600.000  untuk 524.682 KPM," terang Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPb) NTT, Catur Ariyanto Widodo pada Kamis, 10 November 2022.

Berikut daftar kabupaten yang sudah merealisasikan penyaluran Bansos pengalihan Subsidi BBM di NTT hingga 14 Oktober 2022 :

1. Kabupaten Sumba Barat sebanyak 28.400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), realisasi dana sebesar Rp 8.520.000.000

Baca juga: 16.476 Masyarakat Kota Kupang Terima Bantuan BLT BBM, Bansos dan PKH

2. Kabupaten Sumba Timur  sebnayak 52.248 KPM, realisasi dana sebesar Rp 15.674.400.000

3. Kabupaten Kupang sebanyak 30.816 KPM, realisasi dana sebesar Rp 9.244.800.000

4. Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebanyak 16.572 KPM, realisasi dana sebesar Rp 4.971.600.00

5. Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebanyak 22.649 KPM, realisasi dana sebesar Rp 6.794.700.000

6. Kabupaten Belu sebanyak 17.606 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 5.281.800.000

7. Kabupaten Alor sebanyak 31.906 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 9.571.800.000

8. Kabupaten Lembata sebanyak 22.170 KPM dengan realisasi dana sebesar Rp 6.651.000.000

9. Kabupaten Flores Timur sebanyak 9.807 KPM dengan realisasi dana sebesar Rp 2.942.100.000

10. Kabupaten Sikka sebanyak 32.250 KPM dengan realisasi dana sebesar Rp 9.675.000.000

11. Kabupaten Ende sebanyak 27.827 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 8.348.100.000

12. Kabupaten Ngada sebanyak 17.430 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 5.229.000.000

13. Kabupaten Manggarai sebanyak 20.489 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 6.146.700.000

14. Kabupaten Rote Ndao sebanyak 14.932 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 4.479.600.000

15. Kabupaten Manggarai sebanyak 34.849 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 10.454.700.000

16. Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 11.228 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 3.368.400.000

17. Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 8.511 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 2.553.300.000

18. Kabupaten Nagekeo sebanyak 48.681  KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 14.604.300.000

19. Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 31.363 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 9.408.900.000

20. Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 11.805 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 3.541.500.000

21.  Kabupaten Malaka sebanyak 16.124 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 4.837.200.000, dan

22. Kota Kupang sebanyak 17.019 KPM, dengan realisasi dana sebesar Rp 5.105.700.000

Sementara Bantuan Subsidi Upah (BSU) mencapai Rp 25,29 Miliar dengan 42.158 Pekerja.

Sehingga total realisasi bansos pengalihan subsidi BBM sampai dengan 14 Oktober 2022 sebesar Rp 182,69 miliar.(dhe)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved